Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2026 | 01.35 WIB

MSCI Apresiasi Reformasi Pasar Modal, Hans Kwee: Posisi Indonesia di Mata Asing Tetap Baik

Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pengamat pasar modal, Hans Kwee, mengatakan hasil Morgan Stanley Capital International (MSCI) Accesibility Review menunjukkan posisi Indoneisa sebagai salah satu negara yang baik bagi investor asing.

Sebagaimana diketahui, Dalam laporan terbarunya, MSCI 2026 Market Classification Review menyebutukan bahwa bursa saham Indonesia masih berada di dalam kategori Emerging Market.

"Kekhawatiran Investor akan risiko Indonesia akan turun dari Emerging market ke Froniter Market telah menghilang pada MSCI Market Classification Review Juni 2026," ujar Hans dalam pesan yang diterima JawaPos.com, Rabu (24/6).

Hans mengatakan, MSCI memiliki sejumlah catatan positif untuk agenda reformasi pasar modal Indonesia. Pasar Modal Indonesia pasca reformasi telah menjadi salah satu pasar modal paling transparansi di Dunia dengan penyediaan data kepemilikan saham di atas 1 persen, peningkatan granularity klasifikasi investor, dan pengembangan pelaporan Pemilik Manfaat (UBO).

Ia menjelaskan, pada umumnya penyediaan data kepemilikan saham di bursa lain di luar negeri hanya di atas 5 persen. Selain itu klasifikasi investor kita juga naik dari 9 menjadi 39 dan ada data UBO yang didapatkan dengan permintaan.

Dalam catatan MSCI Indonesia masih di highlight soal transparansi kepemilikan saham dan coordinated trading. Tetapi MSCI mengakui perbaikan yang dilakukan oleh OJK dan SRO lewat agenda reformasi pasar modal kita, namun MSCI menekankan pada pelaksanaan dari aturan dan konsistensinya.

"MSCI akan melihat konsistensi reformasi pasar modal Indonesia sampai jadwal review November 2026. Ini punya arti agenda reformasi pasar modal Indonesia sebenarnya sudah menjawab keraguan MSCI di akhir Januari 2026 ketika pertama kali Indonesia terkena Interim Freeze, tetapi perlu dilaksanakan dengan konsisten," ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore