
Presiden Direktur KVB Futures Tonny Fong , kondisi gap inklusi dan literasi keuangan menunjukkan bahwa akses layanan keuangan tumbuh lebih cepat ketimbang tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan yang digunakan. (istimewa)
JawaPos.com - Tingkat akses masyarakat terhadap layanan keuangan di Indonesia terus meningkat, namun pemahaman terhadap produk dan instrumen investasi masih tertinggal.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 66,46 persen sementara indeks inklusi keuangan telah mencapai 80,51 persen.
Presiden Direktur KVB Futures Tonny Fong menyebut, kondisi ini menunjukkan bahwa akses layanan keuangan tumbuh lebih cepat ketimbang tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk yang digunakan.
"Pelaku industri masih memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara kerja, manfaat, dan risiko berbagai produk keuangan dan investasi," ujar Tonny di Jakarta, Senin (15/6).
Literasi keuangan berperan penting meningkatkan kesejahteraan finansial. OECD melalui OECD/INFE 2023 International Survey of Adult Financial Literacy mengungkap bahwa individu dengan tingkat literasi keuangan yang memadai ternyata memiliki tingkat kesejahteraan finansial rata-rata sekitar 10 poin lebih tinggi dibandingkan mereka yang belum mencapai standar minimum.
"Dari studi tersebut, kita menyadari, tingkat literasi yang lebih tinggi berkaitan dengan daya tahan finansial yang lebih baik, termasuk kesiapan menghadapi guncangan ekonomi dan mengelola keuangan jangka panjang," papar Tonny Fong.
Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan edukasi finansial dan literasi masyarakat, pihaknya menggandeng media dalam penyebaran informasi yang dibutuhkan pasar saat ini. Menurut Tonny, pelaku industri dan media dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap wawasan keuangan yang berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, KVB Futures turut memperkenalkan sejumlah inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman dan engagement nasabah, termasuk Loyalty Program dengan berbagai keuntungan eksklusif bagi klien setia, serta kampanye promosi bertema Piala Dunia.
"Inisiatif tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman trading yang lebih interaktif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan trader masa kini," pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
