
Moleonoto The, President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas. (Istimewa).
JawaPos.com - Di era keuangan digital, risiko terbesar bagi masyarakat tidak lagi semata berasal dari fluktuasi pasar, melainkan dari uang yang tidak bekerja dan sistem penyimpanan dana yang tidak benar-benar aman. Maraknya kasus phishing, pembobolan akun keuangan, dan penyalahgunaan identitas digital menunjukkan bahwa risiko finansial kini lebih banyak datang dari sisi keamanan akses, bukan hanya dari pergerakan harga.
Ketika terjadi gangguan sistem atau manipulasi akses akun, nasabah justru menjadi pihak paling rentan. IPOT melihat bahwa di lanskap keuangan digital saat ini, keamanan tidak boleh menjadi fitur opsional keamanan harus menjadi fondasi sistem.
Berangkat dari prinsip tersebut, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan xRDN, sebuah cara menabung digital berbasis pasar modal yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah untuk mengoptimalkan dana tidak produktif dan risiko keamanan digital yang rapuh.
xRDN hadir sebagai alternatif yang lebih produktif bagi dana parkir investor denan menawarkan potensi imbal hasil sekitar 2%, jauh lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan bank konvensional pada umumnya.
Dari sisi keamanan, xRDN dirancang dalam ekosistem yang tidak bergantung pada satu lapisan sistem semata. Jika terjadi gangguan pada sistem eksternal seperti perbankan, dana nasabah tetap berada dalam struktur yang terisolasi dan aman.
IPOT menegaskan bahwa xRDN bukan instrumen spekulatif dan tidak menjanjikan imbal hasil tetap yang dikelola sesuai regulasi pasar modal Indonesia dengan prinsip transparansi dan perlindungan investor.
“Di saat banyak pihak fokus pada fitur dan pertumbuhan, kami memilih fokus pada fondasi. Dana nasabah harus produktif, tetapi sistemnya harus jauh lebih kuat,” ujar Moleonoto The, President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas.
Melalui peluncuran xRDN, IPOT mengajak masyarakat untuk mengevaluasi kembali di mana dana mereka disimpan dan seberapa kuat sistem yang melindunginya. Di tengah krisis phishing dan meningkatnya risiko keamanan finansial, xRDN diposisikan sebagai pilihan strategis: cara menabung digital dengan imbal hasil lebih tinggi, likuiditas terjaga, dan perlindungan berlapis yang dirancang untuk menghadapi risiko digital modern.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
