Persija Jakarta bersama dengan PT Anargya Aset Manajemen meluncurkan produk reksa dana pendapatan tetap (RDPT). (istimewa)
JawaPos.com - Inovasi terus dilakukan Persija Jakarta dalam mengarungi Super League 2025/2026. Macan Kemayoran bersama dengan PT Anargya Aset Manajemen meluncurkan produk reksa dana pendapatan tetap (RDPT).
Reksa dana pendapatan tetap yang diluncurkan bernama Anargya Persija Supergoal. Produk investasi tersebut diperkenalkan dalam acara yang digelar di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Jumat (9/1).
Kolaborasi antara Persija dan Anargya ini jadi langkah strategis manajemen untuk memperluas tidak hanya sebagai klub sepak bola profesional, tetapi juga sebagai entitas yang aktif mendorong edukasi dan literasi keuangan bagi komunitas pendukungnya.
RDPT Anargya Persija Supergoal ini dirancang agar mudah dijangkau oleh pendukung Persija yang ingin mulai memperkenalkan dunia investasi. Sehingga Jakmania jadi melek dalam berinvestasi.
"Ini adalah bentuk inovasi lintas industri yang kami yakini memiliki dampak positif jangka panjang," kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca, dalam keterangannya, Jumat (9/1).
"Kami ingin menghadirkan produk yang dekat dengan The Jakmania dan masyarakat, sekaligus membuka akses investasi yang terjangkau dan relevan," tambahnya.
Produk reksa dana ini dapat diakses dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000, sehingga membuka peluang bagi investor pemula maupun masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam investasi pasar modal secara lebih inklusif.
Direktur PT Anargya Aset Manajemen, Fifin Firdaus mengatakan, untuk saat ini, produk reksa dana Anargya Persija Supergoal baru bisa didapatkan melalui laman resmi Persija, dan belum bisa dibeli di pasar daring.
Tapi kedepan, jika produk reksa dana ini mendapatkan sambutan hangat dan meraih investasi positif, tidak tertutup kemungkinan perusahaannya akan meluncurkan produk-produk reksa dana lain, baik itu pasar uang, campuran, atau saham.
"Hal itu mungkin saja, tergantung kesiapan nanti kesiapan dari para investor. Serta kesiapan mereka juga untuk menyerap risiko dari suatu produk, apakah itu yang moderat, atau agresif," kata Fifin dalam kesempatan yang sama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022