
Waspada berbagai modus penipuan online. (Deccan Chronicle)
JawaPos.com - Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas masyarakat kian padat. Mulai dari berbelanja keperluan liburan, membeli hadiah untuk keluarga dan kerabat, memesan tiket perjalanan, hingga menyalurkan donasi akhir tahun.
Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memproyeksikan nilai belanja masyarakat selama periode libur Nataru 2025 mencapai Rp 120 triliun. Kemudahan teknologi pun membuat seluruh transaksi kini bisa dilakukan secara digital dengan cepat dan praktis.
Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kewaspadaan. Peningkatan aktivitas transaksi juga beriringan dengan potensi kejahatan siber, seperti penipuan dan phishing.
Untuk itu, berikut 5 langkah sederhana agar pengguna dapat menjaga keamanan dompet digital selama momen liburan seperti dirangkum dari rilis pers dari platform transaksi digital, Dana, Minggu (21/12).
1. Perlakukan PIN dan OTP Layaknya Kunci Rumah
Sebagaimana kunci rumah yang tidak boleh dibagikan sembarangan, PIN dan OTP merupakan akses utama ke akun dompet digital. Kerahasiaannya harus dijaga dengan ketat.
Lembaga resmi tidak pernah meminta PIN maupun OTP pengguna. Jika menerima permintaan kode saat tidak melakukan login atau transaksi, abaikan segera, lakukan logout dari seluruh perangkat, dan ubah PIN guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.
2. Cermat Mengecek Detail saat Mengirim Saldo atau Hadiah
Tradisi berbagi kado saat Nataru kerap dilakukan melalui transfer saldo e-wallet. Di tengah kesibukan, pastikan untuk selalu memeriksa kembali nomor tujuan, nama penerima, dan nominal transaksi. Pengguna dapat memanfaatkan fitur Smart Friction sebagai konfirmasi tambahan untuk memastikan kembali tujuan transfer, khususnya saat terdeteksi nomor yang tidak biasa.
3. Hindari Transaksi Menggunakan Wi-Fi Publik
Selama liburan, transaksi sering dilakukan di berbagai tempat, seperti restoran, kafe, atau area publik lainnya. Penggunaan Wi-Fi umum berisiko karena rentan terhadap malware dan penyadapan data.
Untuk keamanan, disarankan menggunakan jaringan pribadi atau paket data saat bertransaksi keuangan. Jika terpaksa memakai Wi-Fi publik, hindari mengakses aplikasi atau situs yang memuat informasi sensitif.
4. Aktifkan Autentikasi Ganda untuk Perlindungan Tambahan
Penerapan multi-factor authentication (MFA) memberikan lapisan keamanan ekstra agar akun tidak mudah diakses pihak tidak bertanggung jawab. Melalui fitur Protection, pengguna dapat mengikuti rekomendasi pengamanan seperti penggunaan PIN, Passkey, fitur keamanan berbasis kredensial digital yang tersimpan aman di perangkat dan terhubung dengan akun Google atau Apple, serta opsi keamanan lainnya.
5. Rutin Memantau Saldo dan Riwayat Transaksi

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
