
Sharing session program “Cermatalks” di Jakarta, Selasa (7/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Kebebasan finansial merupakan impian bagi setiap orang. Sebab, dengan kondisi ini seseorang bisa memiliki kendali penuh atas keuangannya dan tak bergantung pada gaji bulanan atau pihak lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Demi meraih kebebasan finansial, seseorang tidak selalu harus keluar dari zona nyamannya. Kunci utamanya adalah memiliki tujuan yang jelas serta perencanaan keuangan yang terarah, karena setiap individu memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda.
Ada berbagai instrumen keuangan yang bisa dimanfaatkan untuk menyiapkan dana darurat maupun tabungan sesuai tujuan, seperti deposito, surat berharga, saham, reksa dana, kripto, hingga emas digital. Emas digital pun seringkali menjadi pilihan karena dianggap sebagai instrumen menabung yang stabil dan aman.
Jenis investasi ini dinilai cocok untuk mewujudkan berbagai rencana, mulai dari liburan, perjalanan umroh, hingga persiapan ibadah haji. Bagi banyak orang, kegiatan tersebut merupakan impian yang memerlukan persiapan finansial matang.
Oleh karena itu, memilih instrumen tabungan yang tepat dapat membantu mewujudkan rencana tersebut secara lebih cepat, aman, dan terencana. Menanggapi hal ini, Cermati Fintech Group atau PT Dwi Cermat Indonesia, menjelaskan, bahwa dengan instrumen tabungan yang tepat, berbagai tujuan finansial yang direncanakan dapat tercapai dengan aman.
Adapun hasil dari menabung emas digital sejatinya kapanpun dapat dilihat dengan aplikasi yang digunakan untuk menabung. Serta dapat langsung dicairkan bila membutuhkan dana darurat.
"Jika ingin menyimpannya dalam bentuk emas fisik, emas digital dapat dicetak menjadi emas batangan dengan menambah biaya cetak," kata Darwin Soesanto, Direktur Cermati Invest pada sharing session program 'Cermatalks' di Jakarta, Selasa (7/10).
Sementara itu, VP of HR Cermati Fintech Group, Sianita Tomara menjelaskan bahwa sharing session Cermatalks memang dirancang untuk memberikan edukasi terkait topik-topik finansial yang sangat penting untuk didiskusikan.
"Program ini kami rancang tidak hanya sebagai sarana berbagi ilmu, tetapi juga untuk menjalin relasi dengan sesama perusahaan, memberi edukasi, sekaligus meningkatkan engagement karyawan. Sesi ini sangat spesial karena kami berkesempatan untuk menjalin kolaborasi bersama Privy (perusahaan teknologi terkemuka) dan berkunjung langsung ke kantornya," ujar Sianita.
Selain itu, perwakilan Privy, Rahmawati, Senior Vice President HR, General Affairs, & Procurement menyampaikan bahwa dengan diskusi ini tentu memberikan wawasan luas untuk sejumlah pihak. Bahkan, dengan ini karyawannya mampu memahami bahwa kebebasan finansial dapat dicapai dengan perencanaan keuangan yang benar seperti cash flow management, pengelolaan dana darurat, rencana tabungan dan penggunaan instrumen investasi yang tepat.
"Edukasi seperti ini juga turut serta mendukung terciptanya inklusif keuangan yang baik, sehingga dapat mengambil keputusan finansial yang tepat," tukasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
