Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 23.55 WIB

Harga Emas Naik 100 Persen dalam 3 Tahun Terakhir Tembus Rp 2,17 Juta, Bisnis Logam Mulia BSI Melesat 88,25 Persen YoY

Nasabah melakukan transaksi emas di BSI. (BSI untuk Jawa Pos) - Image

Nasabah melakukan transaksi emas di BSI. (BSI untuk Jawa Pos)

JawaPos.com - Harga dasar logam mulia emas terus meroket. Sejalan dengan minat masyarakat terhadap aset safe haven itu yang meningkat. Hingga Rabu (24/9), harga dasar emas menyentuh Rp 2.174.000 per gram.

"Saat ini instrumen emas memang digandrungi masyarakat, karena sifatnya yang intrinsik dan memiliki tren yang terus naik dengan lonjakan harga yang meningkat 100 persen dalam 3 tahun terakhir," kata Direktur Sales and Distribution PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anton Sukarna.

Alhasil, pertumbuhan bisnis emas mendorong kinerja BSI pada kuartal II 2025. Pembiayaan bisnis emas melesat 88,25 persen Year-on-Year (YoY) mencapai Rp 16,88 triliun. Terdiri dari cicil emas Rp 9,09 triliun yang tumbuh 155,41 persen YoY dan gadai emas yang naik 44,08 persen YoY senilai Rp 7,79 triliun.

Melesatnya pembiayaan emas juga mengerek pembiayaan konsumer BSI sebesar 16,20 persen YoY. Dengan nilai outstanding sebanyak Rp 162,19 triliun. Dengan rasio pembiayaan macet alias non performing finance (NPF) gross 1,87 persen.

"Artinya, membuktikan bahwa investasi emas secara umum aman dan mudah. Memberikan investasi yang tinggi kepada nasabah. Untuk itu, BSI terus mengedukasi masyarakat memiliki emas tanpa memberatkan tiap bulan sesuai cashflow pendapatan," ujar Anton.

BSI juga terus memperkuat fitur aplikasi Byond dengan layanan emas. Memfasilitasi nasabah untuk melakukan pembelian dan penjualan emas 24 jam dengan harga yang kompetitif dan murah. Marena bisa diperoleh mulai dari 0,1 gram.

Direktur Finance and Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menjelaskan, capaian bisnis berbasis emas meningkatkan pendapatan margin perseroan. Meningkat double digit sebesar 16,61 persen YoY menjadi Rp 14,09 triliun. Begitu pula pendapatan berbasis fee menjadi Rp 2,94 triliun, naik 18,37 persen secara tahunan.

Total tabungan emas masyarakat telah menyentuh 1 ton. "Memasuki akhir tahun ini, kami akan melanjutkan pertumbuhan pembiayaan pada segmen yang sustain dan sehat, transformasi digital berkelanjutan agar makin cepat, efisien, dan inklusif," ungkap Ade. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore