
Pengunjung Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall bisa memanfaatkan promosi program Shop Till U Drive. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Perkembangan transaksi non-tunai atau cashless di pusat perbelanjaan makin pesat. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi menyebut, saat ini sekitar 70 persen transaksi di mal sudah menggunakan pembayaran digital. Mulai dari kartu kredit hingga QRIS dan e-wallet.
Menurut Sutandi, tren ini membuat pengunjung lebih nyaman karena praktis. Bagi tenant, pembayaran digital juga menguntungkan.
"Mereka tidak perlu repot menyiapkan uang kecil, menghitung kembalian, atau berurusan dengan uang receh yang ribet. Dari sisi kebersihan juga lebih higienis," ujarnya.
Hampir seluruh tenant di pusat perbelanjaan kini menyediakan sistem pembayaran digital, termasuk food and beverages (F&B) skala kecil. APPBI memperkirakan angka penggunaan cashless akan terus meningkat seiring gaya hidup masyarakat. Karena banyak orang sudah terlanjur nyaman dengan cashless, dari belanja kecil sampai besar.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
