
Gubernur BI Perry Warjiyo
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) memastikan intermediasi perbankan terus tumbuh positif. Didukung oleh lending capacity yang baik sejalan dengan likuiditas yang memadai. Prospek pertumbuhan kredit berada di kisaran 9-11 persen akhir tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, kredit perbankan pada Oktober 2023 tumbuh 8,99 persen year-on-year (YoY). Hanya sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang tumbuh 8,96 persen YoY.
Peningkatan permintaan pembiayaan sejalan dengan kinerja korporasi dan konsumsi rumah tangga yang terjaga. "Secara sektoral, pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh sektor jasa sosial, jasa dunia usaha, dan pertambangan," katanya usai rapat dewan Gubernur BI di Gedung Thamrin, Kamis (23/11).
Pembiayaan syariah juga meningkat mencapai 14,68 persen. Di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertumbuhan kredit sebesar 8,36 persen YoY. Didukung oleh penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang meningkat.
Ke depan, Perry menyatakan akan terus mendorong penyaluran kredit maupun pembiayaan perbankan. Serta memperkuat sinergi dengan pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Terutama pada sektor-sektor prioritas, inklusi, dan ekonomi hijau.
"Dengan memperhatikan perkembangan tersebut, prospek pertumbuhan kredit pada 2023 diprakirakan tetap di kisaran 9 sampai 11 persen dan meningkat pada 2024," ungkap lulusan Iowa State University itu.
Chief Economist Bank BTN Winang Budoyo meyakini kredit perbankan masih akan terus positif. Meski, menjelang tahun politik banyak pengusaha yang wait and see. Tapi di sisi lain, ekonomi tetap harus berjalan.
"Saya rasa pertumbuhan kredit akan mengikuti pertumbuhan ekonomi negara. Paling tidak sesuai dengan proyeksi (kredit tumbuh) 10 sampai 12 persen di 2024," ungkap Winang dalam diskusi Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) di Mason Pine Hotel, Padalarang.
Khusus untuk pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR), dia meyakini bisa di atas proyeksi itu. Sekitar 12-15 persen di tahun depan. Sejalan dengan insentif yang diberikan pemerintah berupa pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DPT). Ditambah, kebutuhan masyarakat terhadap rumah masih tinggi. Tercatat, backlog perumahan di Indonesia sebesar 12,71 juta.
KPR nyatanya masih menjadi opsi utama konsumen di Indonesia dalam melakukan pembelian rumah. Survei harga properti residensial (SHPR) BI menunjukkan sebanyak 75,5 persen konsumen melakukan pembelian rumah dengan skema KPR per kuartal III 2023. Sisanya, secara tunai bertahap dan tunai.
Selain itu, suku bunga telah mencapai puncaknya dan The Federal Reserve (The Fed) memiliki peluang untuk menurunkan suku bunga acuannya pada semester I 2024. Hal itu tentu akan menurunkan biaya dana. "Saya yang meyakini suku bunga The Fed bakal turun. Proyeksi pasar terbaru bahkan mungkin Mei 2024 bisa turun," ujar Winang.
Fungsi Intermediasi Perbankan Oktober 2023
-pertumbuhan kredit: 8,99 persen YoY
-pertumbuhan DPK: 3,43 persen YoY
-pembiayaan syariah: 14,68 persen YoY
-AL/DPK: 26,36 persen
-NPL gross/neto: 2,43 persen/0,77 persen
-CAR: 27,33 persen
Sumber: Bank Indonesia

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
