
Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer
JawaPos.com - Mulai adanya pergerakan positif pada rupiah diharapkan dapat kembali berlanjut seiring masih adanya sentimen positif dari dalam negeri. Bahkan, dolar Amerika Serikat (USD) sudah mulai menjinak sehingga rupiah sempat mampu meninggalkan level psikologisnya di Rp 14.000.
“Adanya sejumlah kebijakan yang akan dicanangkan Gubernnur BI yang baru, Perry Warjiyo, terutama terkait dengan relaksasi loan to value kredit perumahan cukup membantu laju Rupiah kembali bergerak positif,” kata analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (30/5).
Meski juga, lanjutnya, dibarengi dengan adanya koreksi pertumbuhan ekonomi 2018 oleh Pemerintah namun, tidak menghalangi laju Rupiah untuk bergerak positif.
Namun demikian, Reza mengingatkan, perlu kembali dicermati pergerakan USD yang kembali menguat dengan memanfaatkan pelemahan EUR yang terimbas kisruh kondisi politik di Italia.
Sehingga, pihkanya menyarankan agar tetap cermati berbagai sentimen yang dapat menahan kenaikan lanjutan dari Rupiah.
“Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support 13.995 dan resisten 13.979,” tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
