
Gubernur BI Perry Warjiyo (kiri) bersama mantan Gubernur BI Agus Martaowardojo
JawaPos.com - Usai dilantik menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan target terdekatnya. Dirinya ingin nilai tukar rupiah bisa kembali stabil berada di bawah level Rp 14 ribu per USD.
"Prioritas saya di BI dalam jangka pendek adalah memperkuat langkah-langkah segera stabilkan nilai tukar. Itu prioritas kami dalam jangka pendek," ujarnya di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis (24/5).
Dia menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh tekanan eksternal. Pasalnya, sejumlah indikator dalam negeri masih cukup baik.
"Kondisi kami itu cukup baik inflasi 3,5 persen saat ini. Pada akhir tahun kita kirakan 3,6 persen, core inflation lebih rendah 3,2 persen. Jadi tetap terjaga stabilitas harga," tuturnya.
Selain itu, dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 ada di angka 5,2 persen. Nilai itu tentu lebih tinggi dibanding capaian pada tahun 2017 yang hanya 5,07 persen.
"Memang kami ingin lebih tinggi tapi ada beberapa aspek yang memang tidak mendorong itu. Tapi kita bandingkan dengan negara lain 5,2 persen (sudah) cukup baik," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
