
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Nama Friderica Widyasari Dewi mendadak menjadi sorotan utama di sektor keuangan nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menetapkannya sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada Sabtu (31/1).
Dia didapuk sebagai pentolan baru OJK, menggantikan Mahendra Siregar dan Mirza Adityazwara yang mengundurkan diri sehari sebelumnya. Penunjukan Friderica, akrab disapa Kiki, terjadi di tengah tekanan berat pasar keuangan.
Sepekan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam menyusul rontoknya sejumlah saham setelah pengumuman hasil konsultasi pasar oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang memicu kekhawatiran investor terhadap pasar Indonesia.
Bagi OJK, Kiki bukan figur baru. Sebelum menduduki posisi puncak Dewan Komisioner, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen.
Posisi tersebut menempatkannya di garda depan pengawasan praktik industri sekaligus perlindungan masyarakat di tengah pesatnya transformasi sektor jasa keuangan.
Perjalanan karier Kiki banyak ditempa di pasar modal. Lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975, ia menghabiskan sekitar satu dekade berkiprah di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2005 hingga 2015.
Jabatan terakhirnya di BEI adalah Direktur Pengembangan Pasar, posisi strategis yang berkaitan langsung dengan pendalaman dan likuiditas pasar.
Usai dari BEI, Kiki melanjutkan kiprahnya di infrastruktur pasar keuangan. Ia dipercaya menjadi Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2015–2016, sebelum kemudian ditunjuk sebagai Direktur Utama KSEI periode 2016–2019.
Pengalaman ini mengukuhkan rekam jejaknya dalam pengelolaan sistem pasar yang krusial bagi stabilitas transaksi efek.
Kariernya berlanjut ke industri jasa keuangan sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada periode 2020–2022.
Posisi tersebut semakin memperkaya perspektifnya, dari regulator pasar hingga pelaku industri sekuritas.
Di balik rekam jejak profesionalnya, latar belakang pendidikan Kiki juga mencerminkan fondasi kuat di bidang ekonomi. Ia meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2001.
Kiki kemudian diketahui melanjutkan studi magister di California State University, Amerika Serikat, serta menuntaskan pendidikan doktoral di UGM dan lulus pada 2019.
Selain Friderica, OJK juga menunjuk Hasan Fawzi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
Hasan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
