Ilustrasi Bansos PKH dan BPNT cair. (Pexels)
JawaPos.com - Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertanya-tanya mengapa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap keempat tahun 2025 belum cair hingga pertengahan November.
Diketahui, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) sepakat memperkuat kerja sama untuk memastikan bantuan sosial (bansos) tersalurkan tepat sasaran. Hal ini disampaikan saat pertemuan di Kantor Kemensos, Jakarta, Jumat (7/11), guna membahas pemutakhiran data penerima bansos secara berkala.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menuturkan, data penerima manfaat harus selalu diperbarui karena kondisi sosial ekonomi masyarakat terus berubah.
"Tentu dengan adanya pertemuan rutin seperti ini, kami dengan BPS, kita bisa mengikuti perkembangan-perkembangan yang terjadi di lapangan dan sekaligus kalau ada hal-hal yang meragukan, kita akan coba cek ulang sekali lagi, agar data kita makin hari makin akurat,"
kata Gus Ipul.
Ia menjelaskan, jumlah total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Desil 1 sampai 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tercatat sebanyak 35,04 juta keluarga.
Dari total tersebut, terdapat 16,3 juta KPM penerima bansos reguler dan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) yang telah diverifikasi dan validasi datanya.
"Untuk yang KPM bansos reguler dan otomatis nanti juga akan menerima BLTS, dari desil 1 sampai 4, telah selesai dilakukan verifikasi dan validasi. Hasilnya tadi sudah saya singgung 16,3 juta KPM ini sudah clear, ini sudah mulai juga disalurkan secara bertahap," ujarnya.
Selain penerima reguler, terdapat 18,7 juta penerima baru BLTS. Dari jumlah tersebut, 16,8 juta KPM telah diverifikasi, dengan hasil 12,6 juta dinyatakan layak dan 4,2 juta dinyatakan tidak layak menerima bantuan. Sementara itu, 1,9 juta KPM lainnya masih dalam proses verifikasi.
Proses Penyaluran Masih Berjalan
Berdasarkan informasi dari kanal Diary Bansos, bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesejahteraan (Kesra) Rp900.000 sebenarnya sudah mulai disalurkan sejak awal November 2025.
Namun, sebagian besar KPM baru menerima bantuan, sementara sebagian lainnya masih menunggu pencairan karena proses administrasi di perbankan.
"Terutama mereka yang baru mendapatkan kartu KKS baru, yaitu KPM peralihan dari PT Pos Indonesia," ungkapnya.
Tanda-tanda Saldo Segera Masuk
Tanda awal bantuan akan segera cair bisa dilihat dari status rekening penerima di aplikasi SIKS-NG. Jika sudah muncul periode penyaluran (Oktober–Desember 2025) dan statusnya “berhasil cek rekening”, maka pencairan tinggal menunggu tahapan berikutnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
