Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 April 2025 | 19.25 WIB

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Menguat, IHSG Menghijau

Pembukaan perdagangan bursa Selasa (22/4), IHSG dibuka hijau. (Agas Putra Hartanto/Jawapos) - Image

Pembukaan perdagangan bursa Selasa (22/4), IHSG dibuka hijau. (Agas Putra Hartanto/Jawapos)

JawaPos.com - Pasar saham global kembali menunjukkan sentimen positif. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada Senin (28/4) waktu setempat. Indeks Dow Jones naik 0,28 persen ke 40.227,59 dan S&P 500 menguat tipis 0,06 persen ke 5.528,75.

Penguatan terjadi di tengah meredanya tensi perdagangan AS-Tiongkok. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa, untuk meredakan ketegangan dagang tergantung pada Tiongkok.

"Dari sisi ekonomi, investor akan mencermati data harga rumah di AS, angka kepercayaan konsumen, dan laporan lowongan kerja yang akan dirilis hari ini," kata Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, Selasa (29/4).

Dia menjelaskan bahwa pelemahan data inflasi inti AS serta sinyal pelonggaran kebijakan tarif oleh Presiden Donald Trump menjadi katalis utama bagi optimisme pasar. Data personal consumption expenditures (PCE) AS diperkirakan menunjukkan inflasi inti hanya naik 0,1 persen month-to-month.

"Terendah sejak Maret 2021. Yang memperkuat keyakinan pasar bahwa The Fed (The Federal Reseve) punya ruang untuk mulai melonggarkan kebijakan moneternya," ucap pria yang akrab disapa Asmo itu.

Di pasar obligasi, imbal hasil surat utang pemerintah AS tenor 10 tahun turun 2,71 basis points (bps) ke 4,21 persen. Memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga.

Sementara itu, indeks dolar AS melemah ke 99,5 karena pasar mulai mengantisipasi kebijakan The Fed yang lebih dovish dan berkurangnya daya tarik dolar sebagai aset aman. Asmo juga menyoroti sikap Trump yang lebih lunak terhadap Gubernur The Fed Jerome Powell.

Ditambah sinyal pengurangan tarif terhadap Tiongkok yang telah memicu pelemahan dolar AS yang berkelanjutan. Sedangkan, pasar saham Eropa juga menguat, dengan CAC 40 Prancis naik 0,50 persen dan DAX Jerman menguat 0,13 persen.

Sentimen positif global itu berdampak pada pasar domestik. Hingga pukul 10.13 WIB, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,41 persen ke posisi 6.750,201. Pada perdagangan Senin (28/4), IHSG ditutup menguat 0,66 persen ke 6.722,97. Didukung oleh arus masuk asing sebesar Rp 177,9 miliar. 

"Meski, secara year-to-date, IHSG masih mencatat pelemahan 5 persen," ujarnya.

Di pasar obligasi, lanjut Asmo, imbal hasil surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun turun 1,5 bps ke 6,91 persen. Sedangkan obligasi pemerintah dalam USD turun 5,2 bps ke 5,15 persen.

Di sisi lain, rupiah masih tertekan melemah 0,15 persen ke Rp 16.855 per USD. Mencatat depresiasi 4,68 persen sejak awal tahun.

"Hari ini, nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp 16.818 hingga 16.877 per USD," tandasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore