Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 01.46 WIB

AS Hengkang, Menko Airlangga Pastikan Program JETP Tetap Berlanjut

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (24/3). (Dinda Juwita/Jawa Pos)


JawaPos.com
- Program Just Energy Transition Partnership (JETP) dipastikan tetap berlanjut meski Amerika Serikat (AS) menarik diri keluar dari program itu.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, Jerman dan Jepang tetap berkomitmen menjadi co-lead dalam program itu.

''Ditegaskan bahwa keluarnya Amerika dalam Paris Agreement dan juga support JETP tidak mengurangi komitmen sembilan negara untuk mendukung net zero emission di Indonesia. Jadi tidak ada perubahan dari sana,'' ujarnya pada konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (24/3).

Airlangga menjelaskan, mundurnya AS juga tak menurunkan target untuk mendukung transisi energi di Indonesia, menuju net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Indonesia telah menetapkan target pengurangan emisi sebesar 31,89 persen secara mandiri dan hingga 43 persen dengan dukungan internasional pada tahun 2030.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Transisi Energi dan Ekonomi Hijau (Satgas TEH) berdasarkan Keputusan Menko Perekonomian Nomor 141 tahun 2025.

Airlangga menuturkan, satgas itu memiliki empat kelompok kerja yang berfokus pada energi hijau, industri hijau, kemitraan dan investasi hijau, serta pengembangan sosial, ekonomi, dan sumber daya manusia.

Airlangga melanjutkan, sebagai bagian dari implementasi JETP, sebanyak 54 proyek telah menerima dukungan pendanaan internasional, dengan total komitmen USD 1,1 miliar.

Di antara 54 proyek itu adalah 9 proyek mendapat pendanaan dalam bentuk pinjaman atau ekuitas, serta 45 proyek lainnya menerima hibah USD 233 juta.

''Antara lain Muara Laboh di Sumatera Barat itu adalah program untuk geotermal dan diharapkan bisa beroperasi di 2027. Kemudian juga ada beberapa proyek yang dalam pipeline, baik itu photovoltaic seperti di Saguling, kemudian juga ada beberapa proyek lain seperti dekarbonisasi atau phasing out dari Cirebon power,'' jelasnya.

International Partners Group (IPG) juga telah mengamankan jaminan senilai USD 1 miliar melalui Multilateral Development Banks (MDB) Guarantee untuk mempercepat pelaksanaan proyek-proyek transisi energi bersih.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore