
Jajaran direksi dan komisaris PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) seusai RUPSLB perseroan di Jakarta, Rabu (22/8). (Istimewa)
JawaPos.com - PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) berhasil masuk dalam daftar perusahaan Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Desember 2024-Mei 2025. Bank digital BRI Group itu menjadi salah satu emiten pilihan investor untuk berinvestasi sejalan dengan penerapan environmental, social, and governance (ESG) dalam aktivitas bisnis dan operasional perusahaan.
Indeks ESG Sector Leaders KEHATI menilai kinerja harga saham dari perusahaan terbuka yang terdaftar di BEI. Direktur Keuangan Bank Raya Rustarti Suri Pertiwi berkomitmen membantu nasabah dalam pengembangan bisnisnya bersama ekosistem BRI Group.
"Berbagai inisiatif ESG selaras dengan prinsip green banking serta pengembangan produk digital yang berfokus pada pada segmen mikro dan kecil berbasis sustainability green economy," kata perempuan yang akrab disapa Tiwi itu.
Tecermin pada penyaluran pembiayaan pembiayaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyumbang penyaluran kredit sektor kegiatan usaha berkelanjutan (KUB) yang meningkat tiap tahunnya. Nilai pembiayaan yang disalurkan per September 2024 sebesar 32,2 persen. Meningkat bila dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 29,1 persen.
Melalui program Cluster Unggulan, Bank Raya melakukan pendampingan usaha pada para pelaku usaha. Kemudian memperkenalkan layanan dan fitur bank digital yang relevan dalam membantu pertumbuhan usaha nasabah.
Pertumbuhan outstanding total kredit bank berkode emiten AGRO itu mencapai 20,7 persen year-on-year (YoY) senilai Rp 6,8 triliun. Seiring ekspansi penyaluran kredit digital yang melesat 72,5 persen YoY sebanyak Rp 13,7 triliun.
Rasio profitabilitas dan efisiensi Bank Raya terbilang solid. Rasio net interest margin (NIM) tercatat 4,35 persen dari 3,8 persen di kuartal III tahun lalu. Sedangkan, rasio cost to income ratio (CIR) membaik dari 74,51 persen menjadi 59,79 persen.
Perbaikan rasio profitabilitas juga tecermin dari rasio return on asset (ROA) sebesar 0,36 persen dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yaitu 0,16 persen. Rasio return on equity (ROE) juga meningkat menjadi 1,41 persen dari 0,62 di kuartal III 2023.
"Melalui pemetaan bisnis yang tepat dan optimalisasi strategi produk bank digital dengan keunggulan produk yang shorter, faster, smaller," ucap Tiwi.
Menurut dia, penggerak pertumbuhan bisnis digital Bank Raya didorong oleh ekosistem BRI Group. Sehingga memperluas market dan akses nasabah. Tak ayal, Bank Raya mampu meraup laba bersih senilai Rp 33,9 miliar, melesar 130,9 persen YoY.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
