JawaPos.com - Harga emas Antam keluaran logam mulia PT Aneka Tambang Tbk tercatat naik Rp 7.000 menjadi Rp 1.100.000 per gram hari ini, Rabu (13/12). Harga ini tercatat naik dibandingkan dengan sebelumnya yang berada di level harga Rp 1.093.000 per gram, pada Selasa (12/12).
Harga emas yang naik juga berlaku untuk harga pembelian kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp 7.000 menjadi dibanderol Rp 999.000 per gram. Meski begitu, Antam memastikan harga buyback emas mengikuti pergerakan harga emas dunia.
Mengutip Reuters, harga emas pada hari Selasa atau Rabu pagi waktu Indonesia memangkas kenaikannya di tengah kabar bahwa harga konsumen AS naik secara tak terduga pada bulan November. Sementara para pedagang fokus pada pertemuan kebijakan bank sentral utama untuk mendapatkan petunjuk tentang kebijakan moneter.
Harga emas di pasar spot stabil di USD 1,978.68 per ounce, pada pukul 13.55 ET (1855 GMT), setelah naik sekitar 0,5 persen menjelang rilis data. Emas berjangka AS ditutup sedikit berubah pada USD 1,993.20.
Indeks harga konsumen (CPI) naik 3,1 persen pada bulan November secara tahunan, sejalan dengan ekspektasi para ekonom. CPI naik tipis 0,1 persen pada basis bulan ke bulan di bulan November.
"Data inflasi sesuai dengan ekspektasi, namun masyarakat benar-benar perlu melihat penurunan yang kuat untuk memperkuat penurunan suku bunga," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar Blue Line Futures di Chicago.
"Emas akan terjebak di antara USD 2.050 pada sisi positifnya dan USD 1.950 pada sisi negatifnya. Data ekonomi yang lemah dan ketegangan geopolitik dapat meningkatkan harga,” imbuhnya.
Semua perhatian tertuju pada pertemuan kebijakan moneter dua hari The Fed yang akan berakhir pada hari Rabu (13/12) dengan keputusan suku bunga dan rilis ringkasan proyeksi ekonominya.
The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah pada pekan ini, dengan peluang penurunan suku bunga sekitar 80 persen pada bulan Mei. Suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung emas dengan imbal hasil nol.
"Jika resesi benar-benar terjadi, dolar bisa melemah dan itu akan membantu mendorong harga emas ke level tertinggi baru," kata Heraeus Metals dalam proyeksinya untuk tahun 2024. "Emas diperkirakan diperdagangkan antara USD 1.880-USD 2.250," lanjutnya.
Dolar (.DXY) mengurangi penurunan setelah data CPI. Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara itu, berikut rincian harga emas Antam dari 0,5-1.000 gram di Butik Emas LM, Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Rabu, 13 Desember 2023 belum termasuk pajak.
Harga emas 0,5 gram: Rp 600.000
Harga emas 1 gram: Rp 1.100.000
Harga emas 5 gram: Rp 5.275.000
Harga emas 10 gram: Rp 10.495.000
Harga emas 25 gram: Rp 26.112.000
Harga emas 50 gram: Rp 52.145.000
Harga emas 100 gram: Rp 104.212.000
Harga emas 250 gram: Rp 260.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 520.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.040.600.000