Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Desember 2020 | 23.17 WIB

Pengelolaan Dokumen BI Dapat Sertifikat Akreditasi A dari ANRI

Bank Indonesia. (Dok. JawaPos.com) - Image

Bank Indonesia. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) meraih sertifikat akreditasi A dengan predikat sangat baik dalam mengelola dokumentasi atau kearsipan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, capaian tersebut merupakan kado pengujung tahun sebagai lembaga yang berperan dalam menjaga stabilitas perekonomian, mencetak dan mengedarkan uang, hingga mendorong perekonomian nasional.

Pencapaian tersebut menjadi wujud komitmen BI dalam menerapkan prinsip tata kelola (governance) dari sisi pengelolaan kearsipan. Pengelolaan arsip BI dinilai sangat baik karena beberapa komponen, yaitu fungsi kearsipan, pelaksanaan tugas unit kearsipan, kedudukan hukum (birokrasi) dalam pelaksanaan kearsipan, dan program penyelenggaraan kearsipan.

"Ini merupakan hadiah di penghujung tahun, ini sungguh-sungguh membanggakan buat kami," ujar Perry dalam acara Apresiasi Kearsipan oleh ANRI kepada Bank Indonesia secara virtual, Senin (28/12).

Perry memandang, kegiatan kearsipan memiliki nilai sejarah yang penting. Presiden RI pertama, Ir. Soekarno pun pernah berpesan jangan sampai meninggalkan sejarah termasuk dokumentasi penting. Amanah itulah yang dipegang teguh oleh BI agar dapat melakukan kegiatan kearsipan secara baik dan meninggalkannya sebagai sumber referensi untuk dipelajari dan memajukan perekonomian nasional.

"Kita ingat Presiden pertama, Soekarno mengingatkan jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah atau yang dikenal 'Jas Merah' dan itu petuah yang terus kita lakukan dan itu menjadi semangat kita di BI," tuturnya.

Pihaknya optimistis prestasi ini akan terus dipertahankan kedepannya. Bahkan berjanji akan memberikan lebih banyak arsip penting lainnya sebagai wujud keseriusannya tersebut. Adapun

arsip bernilai guna sejarah yang diserahkan BI tahun ini adalah sebanyak 64 berkas biro lalu lintas devisa (BLLD) periode tahun 1965-1970 kepada ANRI. "Tahun-tahun depan kami juga akan bisa menyerahkan arsip-arsip statis, misal BI perannya dalam sistem pembayaran, pembangunan Monas, pembangunan Masjud Istiqlal," imbuhnya.

https://www.youtube.com/watch?v=vp6UKis92EI

 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore