Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Maret 2019 | 23.26 WIB

Di Stadion, Mereka Berbagi Kebahagiaan dengan Para Penderita Kanker

Zoro maskot Persebaya mengumpulkan boneka yang didonasikan para Bonek bagi anak-anak penderita kanker saat jeda pertandingan perempat final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (29/3). - Image

Zoro maskot Persebaya mengumpulkan boneka yang didonasikan para Bonek bagi anak-anak penderita kanker saat jeda pertandingan perempat final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (29/3).

Puluhan ribu suporter Persebaya melakukan kegiatan kemanusiaan lewat aksi lempar boneka. Sekaligus mengirim pesan: Yang terbaring sakit tak sendirian dalam perjuangan mereka.


BAGUS PUTRA PAMUNGKAS, Surabaya


---


OTAVIO Dutra tak langsung masuk ke ruang ganti setelah peluit panjang babak pertama ditiup. Bek Persebaya Surabaya itu memilih bertahan sebentar di lapangan. Dia menunggu momen yang ditunggu: lempar boneka.


Dalam perempat final Piala Presiden di Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin, Bonek, sebutan pendukung Persebaya, memang punya gawe lain selain mendukung tim kesayangan yang menjamu Tira Persikabo. Mereka bareng-bareng melemparkan boneka di jeda babak pertama. Dengan tujuan kemanusiaan.


Benar saja, begitu peluit panjang berbunyi, puluhan ribu Bonek yang hadir dalam laga yang akhirnya dimenangi Persebaya 3-1 itu langsung melemparkan beragam boneka. Besar, kecil. Dutra pun ikut larut di dalamnya.


Saking antusiasnya, ada satu fase yang terlewatkan: mengheningkan cipta. Untuk menghormati korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.


"Anak-anak terlalu semangat," kata koordinator Green Nord Husin Ghozali kepada Jawa Pos.


Tapi, hal itu tak sampai mereduksi keindahan momen tersebut. Saat ribuan boneka langsung berjatuhan dari tribun. Lapangan tampak warna-warni. Menyala akibat lemparan boneka.


Hujan boneka berlangsung sampai 2 menit. Setelah hujan reda, 2.158 personel keamanan yang berjaga langsung memungut boneka yang ada.


Mereka menyisir dari tribun utara. Bekerja cukup cepat, sebelum kickoff babak kedua, seluruh boneka sudah terambil.


Setelah itu, proses penghitungan langsung dimulai. Tuntas pada pukul 20.30. Total terkumpul 20 ribu boneka. "Itu salah satu boneka dari anak saya," kata Dutra.


Beberapa koordinator tribun juga membawa keluarga mereka. "Anak saya bawa boneka Tayo sama boneka bola," ungkap Hasan Tiro, koordinator tribun timur.


Hasan menjelaskan, dari tribun timur, setidaknya ada 2.000 boneka yang dibawa. Mulai anak-anak sampai yang berwajah macho sekalipun, sama-sama membawa boneka yang lucu dan imut. Beraneka warna. "Tidak masalah bagi kami karena tujuan kegiatan ini kan untuk kemanusiaan," katanya.


Kesemua boneka tersebut memang akan diserahkan kepada penderita kanker di Surabaya. "Mereka adalah bagian dari kami. Semoga apa yang telah kami berikan dapat sedikit membuat mereka merasakan kebahagiaan seperti kami," lanjut Hasan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore