Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Maret 2019 | 21.37 WIB

Butet Kartaredjasa setelah Pulih dari Serangan Jantung saat Pentas

DIKIRA ASAM LAMBUNG: Butet Kartaredjasa ditemani istri, Rulyani Isfihana, saat masih dirawat di rumah sakit (25/3). - Image

DIKIRA ASAM LAMBUNG: Butet Kartaredjasa ditemani istri, Rulyani Isfihana, saat masih dirawat di rumah sakit (25/3).


Kata sang istri, seniman Butet Kartaredjasa termasuk susah diatur soal makanan. Lima hari dirawat di rumah sakit, bulan depan sudah dijadwalkan tampil lagi.


AGAS PUTRA HARTANTO, Jakarta


---


DARI tempatnya berbaring, Butet Kartaredjasa pamer kepada Sujiwo Tejo. "Ring di jantung ada lima. Jadi, sekarang aku jenderal bintang lima," katanya, lalu tersenyum.


Tentu saja Sujiwo Tejo terpingkal mendengarnya. Begitu pula Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat menjenguk seniman serbabisa itu di kesempatan yang berbeda.


"Semua yang datang menjenguk dipameri," kata Giras Basuwondo, anak sulung Butet, menceritakan polah sang bapak selama dirawat di Rumah Sakit St Carolus, Jakarta Pusat, kepada Jawa Pos.


Total lima hari aktor teater, pe­meran film, dan pelakon televisi itu mondok di RS St Carolus. Penyakit jantungnya kambuh saat dia pentas di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jumat malam (22/3).


Butet berperan sebagai Semar dalam lakon Kanjeng Sepuh yang merupakan rangkaian pentas Indonesia Kita.


Jawa Pos dua kali menyambangi aktor yang dimatangkan di Teater Gandrik, Jogjakarta, itu di rumah sakit. Tapi selalu bertepatan dengan saat putra seniman tari Bagong Kussudiardja tersebut beristirahat.


Rabu lalu (27/3) dokter akhirnya memperbolehkan aktor yang kerap tampil dalam pentas monolog tersebut pulang. Keluarga pun memutuskan untuk langsung membawa Butet balik ke Jogjakarta.


"Masih harus banyak istirahat dulu," ucap Giras.


Serangan yang dialami pria 57 tahun itu terjadi saat pertunjukan baru berjalan sejam. Ketika adegan Semar muncul dari kuburan, tiba-tiba Butet pingsan. Tubuhnya tergolek lemas, wajahnya pucat.


Suasana di belakang panggung seketika menjadi tegang. Kru dan pemain lain berusaha memberikan pertolongan pertama. Termasuk, Giras yang saat itu berada di sana.


Tim medis yang disiapkan melakukan pertolongan pertama dengan cekatan. Alat bantu pernapasan diberikan untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam tubuh Butet.


Perlahan, Butet sadar. "Bapak sempat bilang sama Pak Agus (Noor, sutradara pementasan, Red) masih pengin main," kata Giras.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore