
BUDIDAYA EDELWEIS: Salah satu penggagas budidaya Edelweis, Kariadi saat mengecek bibit edelweis yang akan ditanam.
Pembudidayaan edelweis itu pun awalnya tidak berjalan dengan mulus. "Awal-awal kami menanam di pinggir jalan, besoknya selalu hilang. Saya tanam lagi, hilang lagi. Akhirnya kami meminta bantuan anggota Koramil setempat," kenang pria yang juga menjadi Ketua Komunitas Bala Daun ini.
Saat itu, Kariadi juga melakukan budidaya dengan biaya sendiri. "Sebelumnya dana swadaya, polybag sendiri," kata dia.
Budidaya Edelweis ini juga bukan perkara mudah. Pasalnya, terdapat beberapa proses yang harus dilalui serta memakan waktu yang cukup lama. Mulai dari masa pembibitan, penyemaian, hingga panen memerlukan waktu selama hampir dua tahun. "Satu tahun sekali berbunganya, panen juga satu tahun sekali," jelasnya.
Bahkan, dari 1.000 benih Edelweis yang ditanam, kira-kira hanya sekitar 300 benih saja yang berhasil tumbuh. Selama ini, Kariadi bersama anggota Bala Daun melakukan budidaya edelweis di lahan seluas 500 meter persegi.
Namun berkat kerja keras dari sejumlah pihak, sekitar 500 tanaman Edelweis pun saat ini telah tertanam di beberapa daerah di desa tersebut. Selain itu, pada tahun ini rencananya sebanyak 3.000 benih Edelweis bakal ditanam kembali di pinggir jalan desa.
"Yayasan Satu Daun sangat membantu kami dalam budidaya Edelweis. Dulu kami pembiayaan sendiri, bibit juga cari sendiri. Kini kami mendapatkan bantuan," ungkap bapak satu anak ini.
Kariadi mengatakan, karena budidaya tersebut, juga turut membantu perekonomian warga sekitar. Pasalnya, untuk satu ikat bunga edelweis, bisa dihargai antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
Kariadi berharap, budidaya Edelweis ini nantinya dapat memunculkan sektor pariwisata baru berwawasan lingkungan. Sehingga, masyarakat desa dapat meningkatkan taraf ekonomi lewat pengelolaan kawasan konservasi tersebut.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
