
MOTIVASI BERKARYA: Adrian Yunan Faisal dan sang putri, Rindu, di Jakarta (20/7).
Album Sintas dihasilkan Adrian Yunan setelah fisik dan mentalnya drop serta sempat beristirahat total karena kehilangan penglihatan. Ada tiga diagnosis berbeda tentang penyebab gangguan matanya.
NORA SAMPURNA, Jakarta
Sebelah mataku yang mampu melihat
’’Sebelah Mata’’, Efek Rumah Kaca
BOCAH perempuan itu menggelayut manja di pangkuan sang ayah. Balon di tangan asyik dimainkannya.
’’Saya pernah bikin citraan visualnya dia,’’ kata Adrian Yunan Faisal, sang ayah, sembari mengecup lembut kepala Rindu, bocah tersebut.
Namun, lanjut basis band Efek Rumah Kaca (ERK) tersebut, upayanya itu ’’gagal’’. Bukan karena gambarnya tidak jadi. ’’Kata ibunya, Rindu lebih cantik dari bayangan saya, hehehe,’’ ujar pria kelahiran Jakarta 41 tahun lalu itu.
Maklum, Adrian mereka wajah Rindu berdasar suara yang ditangkap dari interaksi keseharian. Sejak bocah buah pernikahannya dengan Yonita Ismiyati itu lahir pada April 2014, Adrian memang belum pernah melihatnya langsung.
Sebab, penglihatannya semakin buruk sejak 2010. Dari awalnya mengalami low vision, lalu hanya bisa melihat dengan mata kanan. Sampai kemudian, sebagaimana ditulisnya dalam Sebelah Mata, salah satu hit ERK, ’’gelap adalah teman setia/dari waktu-waktu yang hilang’’.
Kehilangan penglihatan itu memang sempat membuatnya sangat terpukul. Serasa jatuh ke terowongan tanpa cahaya di ujung sana. Tapi, ketegaran sang istri dan energi dari si buah hati mengembalikan semangatnya.
Buahnya adalah album solo Sintas yang dirilisnya pada Juni lalu. ’’Saya ingin sembuh. Bukan untuk saya, tapi untuk Rindu,’’ ucap Adrian.
Hari-hari gelap Adrian bermula pada 2005. Dia merasakan penglihatannya mulai berkurang. Selain mulai mengumpulkan materi untuk album pertama ERK, kala itu dia bekerja kantoran di bidang jasa kalibrasi. Otomatis, kejelian mata sangat dibutuhkan.
’’Awalnya, saya mikir mungkin kecapekan. Mata minus,’’ ungkapnya.
Namun, kian lama, low vision itu terasa kian mengganggu. Adrian pun memutuskan untuk mundur dari pekerjaannya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
