
DALAM PENYELIDIKAN: Sejumlah petugas berjaga di Pasar Ubud kemarin (18/8) setelah sehari sebelumnya terbakar. (IDA BAGUS INDRA PRASETIA/JAWA POS RADAR BALI)
Puluhan motor dan berbagai barang dagangan dilalap api dalam insiden yang berlangsung sekitar 10 jam. Kesaksian pedagang, sejumlah fasilitas terkait pencegahan dan pemadaman kebakaran di Pasar Ubud tak berfungsi ketika kejadian.
IDA BAGUS INDRA PRASETIA- I WAYAN ANANDA MUSTIKA PUTRA, Gianyar
---
DARI kaleng, sisa-sisa kepanikan akibat kebakaran Pasar Ubud, Gianyar, Bali, tergambar. Kemarin (18/8) pagi letupan kaleng bekas terbakar di pintu barat rubanah (basemen) mengagetkan semua orang.
”Sudah kami atensi, tidak ada masalah,” ujar Kepala Satpol PP dan Damkar Gianyar Made Watha sebagaimana dilansir Jawa Pos Radar Bali kemarin.
Untuk mengamankan pasar yang juga dikenal sebagai Pasar Tematik Ubud atau Pasar Seni Ubud itu, Watha menambahkan bahwa pihaknya menerjunkan aparat satpol PP dibantu pecalang dan kepolisian.
”Kami siagakan personel sampai normal,” katanya.
Pasar yang terletak di jantung kawasan wisata Ubud itu terbakar pada Sabtu (17/8) siang sekitar pukul 13.00. Api baru bisa dipadamkan 10 jam kemudian.
Tak ada korban jiwa. Tapi, barang-barang dagangan serta puluhan motor yang diparkir di rubanah hangus. Sebanyak 1.033 pedagang tercatat terdampak.
Dugaan Sumber Api
Sejumlah pedagang mengungkapkan, kebakaran muncul dari dalam toko sembako yang juga menjual gas elpiji di rubanah. ”Toko yang di depan, samping tangga terbakar, api sudah besar baru diketahui sehingga semua panik dan petugas pasar berupaya memadamkan menggunakan alat pemadam kebakaran (APAR) dan air hidran,” kata Ni Nyoman Suarti, salah seorang pedagang kain, kepada Bali Express kemarin.
Dia yang berjualan di lantai 2 (atas basemen) panik karena panas dan asap muncul dengan cepat sehingga tidak bisa menyelamatkan barang-barangnya. Tapi, Polda Bali menyebutkan pemicu kebakaran diduga berawal dari sebuah kios yang menjual kain dan kaus di bagian basemen timur.
”Sesuai keterangan para saksi, sekitar pukul 13.00 Wita, api diperkirakan berasal dari kios yang menjual kain dan baju kaus di basemen timur nomor 3,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangannya di Denpasar, seperti dikutip dari Antara.
Sebanyak 21 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dari basemen yang diresmikan pada April tahun lalu itu. Kebakaran tersebut juga menguak sejumlah fakta.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Diunggulkan Kalahkan Cristiano Ronaldo Cs
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Susunan Pemain Meksiko vs Inggris: Altitude Jadi Senjata El Tri, Saka dan Gordon Bantu Harry Kane
