
LULUS BARENG: Jimmy Indomora (kiri) dan sang istri Liana memberikan ucapan selamat kepada anaknya, Falito Efrem Fausto, seusai diwisuda.
Jimmy dan Liana awalnya hanya mengantar anaknya, Falito Efrem Fausto, mendaftar kuliah. Saat ngobrol dengan dosen, keduanya malah kepincut kuliah lagi. Ketiganya akhirnya diwisuda bareng.
RETNO DYAH AGUSTINA, Surabaya
KELUARGA Jimmy berangkat bersama ke Universitas Ciputra (UC). Ketiganya memakai pakaian yang sama, yaitu toga. Ya, kemarin (15/10) Jimmy, Liana (istri Jimmy), dan anaknya Falito Efrem Fausto diwisuda bareng.
Jimmy mengaku tak pernah men-setting wisuda bareng itu. Apalagi, Jimmy dan Liana sebenarnya punya kesempatan diwisuda lebih dulu karena durasi kuliah S-2 lebih pendek daripada S-1.
Namun, kuliah pasangan suami istri (pasutri) itu molor karena sibuk mengelola bisnis keluarga dan bekerja. ”Saya molorin aja lah biar sekalian lulus bareng anak, lucu,” seloroh Jimmy.
Melihat sang anak hendak lulus kuliah, motivasi Jimmy dan Liana terlecut. Keduanya berupaya segera lulus.
Menurut Jimmy, sebenarnya mereka tak sengaja mendaftar program pascasarjana magister manajemen.
”Aslinya kami hanya antar Efrem (sapaan akrab Falito Efrem Fausto, Red) untuk daftar S-1, eh terus ngobrol sama salah satu dosen di sini,” kenang pria berkacamata itu.
Pasangan dokter itu lebih banyak ngobrol tentang bisnis batu alam. Setelah diskusi tersebut, keduanya termotivasi untuk kuliah lagi.
”Kayaknya cocok untuk kami kuliah supaya bisa mengembangkan bisnis kami dengan lebih optimal,” jelas Jimmy.
Apalagi, kuliah pascasarjana juga bisa mengembangkan jejaring mereka ke depannya. Bukan hanya sesama mahasiswa, tetapi juga dosen-dosen. ”Jadi kayak bisa mentoring seumur hidup,” sambungnya.
Efrem tak menyangka bakal wisuda bareng dengan kedua orang tuanya. ”Bangga juga bisa bareng,” ucapnya.
Sama seperti kedua orang tuanya, Efrem mengambil jurusan manajemen bisnis internasional. Meski sama, Efrem mengaku itu adalah pilihannya. Dia tidak diarahkan orang tuanya. ”Memang dari awal mau jurusan ini,” imbuhnya.
Pria usia 22 tahun itu berencana melanjutkan usaha batu alam yang dibangun orang tuanya sejak 2008 tersebut. Usaha batu alam itu memang jadi penghasilan utama keluarga.
Ketiganya pun kompak mengambil topik usaha batu alam untuk skripsi dan tesis. ”Sisi dan pendalamannya saja yang beda. Cuma, semua ambil topik usaha batu alam ini,” jelas Jimmy.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
