Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Desember 2016 | 20.23 WIB

Angga Syafrianto, Pendiri Delta Club Gresik yang Diakuisisi PT Semen Indonesia, Dari Minim Prestasi Tuju Barometer Nasional

PULUHAN MEDALI: Angga Syafrianto (tengah) beraksi di sela-sela mengajar anak didiknya untuk persiapan kenaikan tingkat. - Image

PULUHAN MEDALI: Angga Syafrianto (tengah) beraksi di sela-sela mengajar anak didiknya untuk persiapan kenaikan tingkat.

Taekwondo sudah mendarah daging dalam diri Angga Syafrianto. Berangkat dari hobi menggerakkan kaki dengan lihai, Angga mendirikan Delta Club. Banyak prestasi yang lahir.





NURUL KOMARIYAH





POSTURNYA tak terlalu tinggi, 168 sentimeter. Namun, kakinya begitu lincah bergerak ke berbagai arah. Tendangan cangkul, memutar, hingga terbang diperagakan dengan gesit.



Angga Syafrianto tidak mampu melepaskan pikiran dan hati dari taekwondo. Olahraga bela diri asal Korea itu menjadi passion utama.



”Bukan cuma cari keringat. Di sini ada prestasi,” ungkap lelaki kelahiran 1989 tersebut. Angga kini menyandang sabuk hitam Dan 3.



Angga berkisah, dirinya mulai aktif bela diri taekwondo sejak 2007. Tepatnya saat menjadi mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.



Lulus kuliah pada 2011, dia hijrah ke Jakarta untuk bekerja. Di ibu kota, dia bergabung dengan klub taekwondo bernama Delta Club Jakarta.



Empat tahun kemudian, tepatnya November 2015, Angga membuka klub di Kota Pudak. Dia mendirikan Delta Taekwondo Academy Gresik. Modalnya berasal dari dana pribadi.



”Perizinan kepada Delta Pusat Jakarta waktu itu cukup mudah. Di antaranya, bersabuk hitam dan punya lisensi serta sertifikasi kepelatihan,” terang lelaki yang pernah sebelas tahun tinggal di Merauke tersebut.



Kali pertama berdiri, klub itu hanya punya tiga siswa. Seorang keponakan sendiri. ”Tiga lainnya adalah teman keponakan saya,” tutur pemilik berat badan 63 kilogram itu lantas tersenyum.



Promosi lewat brosur dan media sosial cukup membantu. Dalam sebulan, siswa Delta Taekwondo Academy bertambah menjadi 20 orang.



Tantangan berikutnya adalah mempersembahkan prestasi bagi Kota Giri. ”Waktu itu kami sangat ingin dapat emas buat Gresik. Sebab, selama ini terlihat masih sulit,” ujarnya.



Pada Maret 2016, Angga memboyong 15 siswa untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim di Gresik. Itulah laga perdana bagi klub tersebut. Hasilnya cukup gemilang.



Mereka merebut empat emas. Pada berbagai kejuaraan lain, perolehan emas tak pernah lepas. Termasuk pada gelaran Piala Gubernur di DBL Surabaya awal Desember lalu.



Tiga belas emas dibawa pulang dengan bangga. Capaian prestasi itu dilirik PT Semen Indonesia. Perusahaan tersebut resmi mengakuisisi Delta Taekwondo Academy sejak Oktober lalu.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore