
Lamine Yamal jadi penanda era baru sepak bola dunia dengan gol indahnya yang mengantarkan Spanyol ke final Euro 2024. (Instagram/@fifaworldcup)
JawaPos.com — Sejarah baru kembali tercipta di ajang Euro 2024. Kali ini, dua nama besar dalam dunia sepak bola, Jesus Navas dan Lamine Yamal, menjadi sorotan utama saat Spanyol memastikan diri melangkah ke final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-1 di semifinal.
Pertandingan yang berlangsung di Munich Football Arena, Muenchen, pada Selasa (9/7/2024) atau Rabu (10/7/2024) dini hari WIB ini menjadi saksi perjalanan La Furia Roja menuju partai puncak.
Kemenangan Spanyol atas Prancis dipastikan melalui gol-gol Lamine Yamal pada menit ke-21 dan Dani Olmo pada menit ke-25, setelah sebelumnya Prancis sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui sundulan Randal Kolo Muani pada menit kesembilan.
Kemenangan ini tidak hanya membawa Spanyol ke final, tetapi juga menandai era baru dalam sepak bola internasional dengan performa gemilang para pemain mudanya.
Pertandingan dimulai dengan catatan sejarah yang langsung mencuat. Jesus Navas, yang bermain sebagai starter pada usia 38 tahun dan 231 hari, menjadi pemain non-kiper tertua yang pernah tampil dalam laga semifinal Euro atau Piala Dunia. Rekor ini memecahkan catatan sebelumnya yang dipegang oleh Fritz Walter (Jerman) dan Gunnar Gren (Swedia) pada Piala Dunia 1958, di mana keduanya bermain pada usia 37 tahun dan 236 hari.
Selain catatan sejarah dari Jesus Navas, penampilan Lamine Yamal juga mencuri perhatian. Pemain muda berbakat ini menjadi bintang lapangan dengan mencetak gol penyeimbang bagi Spanyol setelah tertinggal lebih dulu. Pada menit kelima, Yamal mengawali ancaman pertama Spanyol melalui operan silang dari sisi kanan penyerangan, namun tandukan Fabian Ruiz yang menyambut operan tersebut masih melambung di atas gawang Mike Maignan.
Meski Spanyol mendominasi penguasaan bola sejak awal laga, Prancis justru mampu membuka keunggulan lebih dahulu. Randal Kolo Muani mencetak gol pada menit kesembilan melalui sundulan setelah menerima umpan dari Kylian Mbappe. Kolo Muani yang berdiri di tiang jauh berhasil lepas dari penjagaan Aymeric Laporte dan dengan sempurna menyundul bola masuk ke gawang Unai Simon.
Keunggulan Prancis tidak bertahan lama. Spanyol berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-21 melalui gol yang dicetak oleh Lamine Yamal. Pemain muda ini menunjukkan ketenangannya saat menerima umpan di dalam kotak penalti dan dengan satu sentuhan, dia melepaskan tembakan yang tidak mampu dihalau oleh kiper Prancis, Mike Maignan.
Empat menit berselang, Spanyol kembali mencetak gol untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1. Dani Olmo menjadi pahlawan dengan golnya yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Prancis. Berawal dari serangan balik cepat, Olmo berhasil memanfaatkan celah di pertahanan lawan dan mencetak gol yang membawa Spanyol unggul.
Kedudukan 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan, meskipun kedua tim terus saling berbalas serangan. Kylian Mbappe, yang pada pertandingan ini bermain tanpa topeng pelindung hidung, memiliki beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan, namun usahanya selalu bisa digagalkan oleh pertahanan solid Spanyol yang dikomandoi oleh Nacho Fernandez dan Aymeric Laporte.
Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke final Euro 2024, sekaligus menandai era baru dalam sepak bola mereka dengan munculnya pemain-pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal. Penampilan impresif Yamal dalam pertandingan ini menjadi bukti bahwa La Furia Roja memiliki masa depan cerah dengan generasi penerus yang siap mengukir prestasi.
Perjalanan Spanyol menuju final Euro 2024 tidaklah mudah. Mereka harus menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup dan fase gugur. Namun, determinasi dan semangat juang yang tinggi selalu menjadi kunci keberhasilan mereka. Kemenangan atas Prancis di semifinal ini menjadi puncak dari perjuangan mereka yang tak kenal lelah.
Selain itu, keberhasilan Spanyol ini juga tidak lepas dari peran pelatih mereka, yang mampu meracik strategi dan taktik yang efektif. Pemilihan pemain yang tepat dan pergantian yang cermat di setiap pertandingan menunjukkan kepiawaian sang pelatih dalam mengelola tim.
Kemenangan ini juga mendapat sambutan hangat dari para suporter Spanyol yang hadir di stadion maupun yang menyaksikan dari rumah. Dukungan penuh dari para pendukung setia mereka menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di setiap laga.
Kini, Spanyol tinggal selangkah lagi untuk meraih trofi Euro 2024. Lawan mereka di final tentu tidak akan mudah, namun dengan performa yang telah ditunjukkan sepanjang turnamen, La Furia Roja memiliki peluang besar untuk keluar sebagai juara. Keberhasilan ini tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Spanyol dan para pendukungnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
