Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 November 2018 | 19.20 WIB

Aksi Widyawati Cs Sebagai Mama-Mama Jagoan Patut Diacungi Jempol

Aksi Widyawati, Ninek L Kariem, dan Ratna Riantiarno dalam film - Image

Aksi Widyawati, Ninek L Kariem, dan Ratna Riantiarno dalam film

JawaPos.com - Film bertema persahabatan tentang mama-mama dibalut komedi yaitu Mama Mama Jagoan akan mewarnai bioskop di akhir bulan ini. Dibintangi oleh tiga aktris senior, yakni Widyawati, Ratna Riantiarno, dan Niniek L Kariem ini akan tayang pada tanggal 22 November 2018 di seluruh Indonesia.


Ketiganya dikisahkan adalah teman yang sudah 45 tahun bersahabat sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Widyawati dan Ratna Riantiarno pun memaparkan soal perannya dalam film tersebut.


"Ini bukan soal kita bergaya kayak anak muda ya. Tapi, di film ini kita memang beneran udah tua, persahabatan dan keseruan yang dialami meski udah berumur," ujar Widyawati usai screening film Mama Mama Jagoan di Epicentrum Kuningan, Kamis (16/11).


Diminta tampil tomboy, Widyawati sempat kecewa. Perannya dalam drama komedi ini memang menempatkannya di peran yang belum pernah dilakoni sebelumnya.


"Ya, itu apaan sih (penampilan cuek dan berantakan tomboy). Agak kesel gitu tapi itulah Dayu. Jadi, saya tetap mengikuti sutradara kalau ada berlebihan aktingnya dia akan memberikan batasan untuk jangan begini," tambah Widyawati seraya tertawa.


Film bermula saat Myrna (Niniek L Karim) yang baru saja ditinggal suaminya meninggal harus mencari anaknya Monang yang lama tak pulang karena bersitegang dengan sang ayah. Ditemani dua sahabatnya sejak SMA, Dayu (Widyawati) dan Hasnah (Ratna Riantiarno) Myrna memutuskan mencari Monang di Bali, karena kartu pos terakhir yang dikirim Monang terakhir kali.


Namun, pencarian Monang pun tak semudah yang dikira karena ketiganya bahkan tak mengetahui nomor ponselnya. Berbagai hal lucu dan menarik pun terjadi selama pencarian. Mulai dari masuk bui, hingga kekonyolan ketiga mama-mama ini melakukan hal-hal yang biasa dilakoni perempuan kala muda.


Keberagaman pun ditonjolkan dalam film, lewat karakter Dayu yang idealis, cuek, dan berprinsip. Hasnah yang lugu, menjengkelkan, dan lucu. Juga Myrna yang perasa dan kerap menjadi penengah di antara pertikaian Dayu dan Hasnah. Belum lagi persahabatan ketiganya tetap awet meski perbedaan agama, budaya, dan sifat masing-masing kerap menjadi warna.


Sepanjang cerita, penonton akan dibuat tertawa melihat aksi kocak ketiga mama-mama jagoan itu. Kisahnya yang relate dengan sehari-hari ringan dikemas dalam balutan pesan moral yang elegan. Tangan dingin Sidi Saleh terlihat jelas lewat film ini.


Selain ketiga Mama Mama Jagoan, film yang diproduksi Buddy Buddy Pictures itu juga menampilkan beberapa pemeran pendukung. Mulai dari David John Schaap, Nadine Alexandra, Lolox hingga Jerinx SID.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore