
TERUS BERKARYA: Penampilan Padi Reborn dalam Exclusive Konser Perak 25 Tahun di DBL Arena, Surabaya, tadi malam (15/3). (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
JawaPos.com - Di Surabaya, mereka bertemu dan membangun impian di musik. Seperempat abad berselang, mereka kembali, dengan impian yang sudah terwujud, untuk menutup konser merayakan usia perak perjalanan karier.
Tak heran kalau kemudian tadi malam di DBL Arena, Surabaya, Padi Reborn seakan lupa usia. Piyu (gitar), Ari (gitar), Fadly (vokal), Rindra (bas), dan Yoyo (drum) tampil bak seperti 25 tahun lalu ketika mengawali karier di Kota Pahlawan. Energik.
Inilah penampilan pertama Padi Reborn (dulu Padi) di Surabaya sejak menghelat konser di Stadion Gelora 10 November pada 2005. ”Entah kenapa, Surabaya selalu punya magnet luar biasa bagi kami,” kata vokalis Padi Reborn Fadly dari atas panggung yang disambut gemuruh ribuan Sobat Padi yang memenuhi DBL Arena.
DBL Arena pun berubah bak tempat karaoke raksasa. Padi Reborn dan Sobat Padi tak berhenti bernyanyi bersama sepanjang konser yang berlangsung hampir tiga jam.
Deretan hit seperti Sesuatu yang Indah, Semua Tak Sama, Sang Penghibur, Mahadewi, hingga cover lagu Gombloh, penyanyi legendaris dari Surabaya, berjudul Di Radio ditampilkan dengan sempurna. Penonton juga disuguhkan beberapa lagu yang jarang ditampilkan Padi Reborn di setiap konsernya. Di antaranya, Beri Aku Arti, Lingkaran, hingga Tak Hanya Diam.
”Di kota ini, kami bertemu dan lahir 25 tahun lalu. Sampai sekarang, kami tidak ganti personel. Kami akan terus berjuang sampai 25 tahun ke depan untuk terus berkarya. Wani,” teriak Ari, gitaris Padi Reborn, yang juga disambut ”wani” oleh penonton.
Lontaran itu pun seperti penegasan bahwa mereka tak akan berhenti berkarya. Tak hanya akan menjadi band nostalgia seperti yang mereka sampaikan di jumpa pers sehari sebelumnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
