
RESEP SUKSES: Erix Soekamti bersama komunitas Alamanda sebelum stdionnya ditutup. (ALAMANDA STUDIO FOR JAWA POS)
JawaPos.com - Band asal Jogja Endank Soekamti menaruh perhatian besar terhadap keberlangsungan hidup studio. Karena itulah, Endank Soekamti melakukan tur ke berbagai studio musik di Kota Gudeg untuk membantu finansial studio-studio ini.
Meski terjadi pandemi, tur studio musik ala Endank Soekamti itu tak berhenti. Kendati demikian, para personel dan kru Endank Soekamti tetap memegang ketat protokol pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak, memakai masker, sampai mencuci tangan dengan sabun.
Basis Endank Soekamti Erix menyatakan, tur itu sebetulnya terilhami keberadaan studio musik legendaris di Jogja. Yakni, Studio Alamanda. Studio yang tutup sekitar 11 tahun lalu tersebut memberikan kenangan tentang guyub rukun antarmusisi.
Band-band dekade 1990-an Jogja pasti tahu lokasi Alamanda. Apalagi, di studio itu embrio kesuksesan musisi-musisi Jogja terbentuk. Sheila on 7, Jikustik, The Rain, Seventeen, hingga Endank Soekamti berlatih di sana.
’’Dulu saya ketemu Pongky (Pongky Barata, eks vokalis Jikustik, Red) ya di Alamanda. Dari nongkrong ini saya dapat informasi dari para musisi senior soal banyak hal,’’ ucap Erix kepada Jawa Pos.
Nah, tutupnya Alamanda sempat membuat Erix bingung. Ke mana dia akan bisa ngeteh, ngopi, makan roti bakar, dan mi instan sambil bicara tentang musik? Kenangan akan atmosfer guyub rukun Alamanda ini berusaha dicari Erix dengan menjelajah studio-studio musik di Jogja.
Apakah Erix dan Endank tidak sanggup membangun studio sendiri? Jelas sangat bisa.
Photo
NYAMAN: Dewa 19, Boomerang, dan Power Metal pernah latihan di sini. (NATURAL STUDIO FOR JAWA POS)
’’Memang penting band punya studio sendiri. Jadi, bisa latihan kapan saja dengan sangat murah dan efektif. Tapi, juga harus diingat kalau kita harus bantu studio-studio yang ada supaya komunitasnya jadi kuat seperti Alamanda dulu,’’ ujar Erix.
Baca juga: Studio-Studio Slank, Dewa 19, sampai Didi Kempot Berupaya Bertahan
Ya, Endank Soekamti mungkin satu di antara sedikit band populer di Indonesia yang masih mau menyewa studio untuk latihan. Meski harus ribet dengan membawa alat sendiri hingga bayar sewa, tujuan band beraliran pop-punk itu patut diapresiasi.
Mereka tetap berpandangan bahwa musisi masih membutuhkan komunitas-komunitas untuk terus berproses menjadi lebih baik, salah satunya komunitas dari studio musik. ’’Harapanku, ada lagi studio di Jogja yang akan seperti Alamanda. Jadi tempat nongkrong lagi untuk para musisi dan bertukar ilmu,’’ tutur Erix.
Manajer Endank Soekamti Ulog menuturkan bahwa tradisi mubeng studio di Jogja itu dilakukan sejak band tersebut berdiri. Selain ingin menghidupi studio-studio di Kota Gudeg, band sekelas Endank Soekamti tetap membutuhkan interaksi dengan orang-orang baru.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=6V_PrCDXhSQ&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
