
Denny Caknan gandeng Melanie Subono hadirkan konser dangdut lebih berkelas. (Abdul Rahman/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Penyanyi Denny Caknan memang dikenal publik luas usai menyanyikan lagu-lagu pop Jawa. Namun sejatinya beberapa lagunya memiliki sentuhan musik dangdut yang salah satunya adalah lagu berjudul Bojo Loro.
Denny Caknan mengatakan dirinya sebenarnya seorang penyanyi dangdut. Dia pun bangga sekali pada lagu dangdut yang menjadi ciri khas bahkan identitas bangsa Indonesia di kancah dunia itu.
Denny Caknan memiliki cita-cita besar untuk musik dangdut. Dia ingin sekali menaikkan musik dangdut supaya tidak lagi dipandang sebelah mata lagi. Bahkan dia ingin musik dangdut dikenal sekaligus dapat dinikmati orang-orang lintas negara dengan standar kelas dunia.
Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, Denny Caknan berusaha menghadirkan inovasi di dunia dangdut. Sebuah ikhtiar panjang ke depan akan dilakukannya dengan memodernisasi musik dangdut lewat platform yang dia inisiasi, Ujung-Ujungnya Dangdut.
“Harapan saya sebagai pegiat musik dangdut, saya ingin mengenalkan dangdut sampai ke mancanegara hingga suatu saat nanti musik dangdut dikenal sebagai musik yang keren, elegan , dan mampu menjangkau masyarakat Indonesia secara menyeluruh," kata Denny Caknan dalam jumpa pers di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (7/10).
Selain itu, proses modernisasi musik dangdut juga diharapkan dapat bergulir lewat sejumlah konser yang akan diadakan Denny Caknan lewat UUD ke berbagai daerah di tanah air yang akan dimulai pada tahun ini dan tahun depan.
Konser ini akan menghadirkan para pegiat musik dangdut yang akan dikolaborasikan dengan banyak penyanyi pop Indonesia. Dengan cita-cita besar tersebut, Denny Caknan menggandeng Melanie Subono yang selama ini dikenal sebagai musisi sekaligus punya pengalaman dalam dunia konser dan event musik.
Denny Caknan sengaja menggandeng Melanie Subono dengan suatu pengharapan besar dapat mengemas musik dangdut di Indonesia jadi semakin elegan agar pada gilirannya nanti bisa menembus pasar dunia.
Terkait penawaran tersebut, Melanie Subono menerimanya. Meski bukan penyanyi dangdut, dia ingin konser yang diadakan memiliki kualitas yang baik dari banyak sisi.
“Nantinya pada konser mega tur saya akan mengemas layout maupun tata panggung sehingga konser ini akan elegan dan membikin dangdut naik kelas," kata Melanie Subono.
Untuk tahun 2022, konser akan dimulai dari kota Banyuwangi dan Surabaya. Sementara pada tahun 2023, konser akan dilanjutkan ke kota-kota yang antusiasmenya paling tinggi dan kemudian akan berakhir di Ibukota lewat gelaran konser akbar Ujung Ujungnya Dangdut.
"Proyek ini diharapkan dapat menjadi ujung tombak musik dangdut Indonesia dan siap dibawa ke dunia internasional pada ulang tahun Indonesia di tahun depan," tuturnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
