
DeadSquad saat tur Korea Selatan, September 2017.
JawaPos.com - Band metal asal Indonesia, DeadSquad kembali menghajar panggung luar negeri. Setelah Jepang pada tahun lalu, kini Korea Selatan yang mereka taklukkan.
Pada pertengahan September 2017, DeadSquad sukses menjalani tur ke Negeri Gingseng tersebut. Stevi Item selaku gitaris mengatakan bahwa tur itu dilaksanakan bersama dua band asal Eropa yakni, Vader dari Polandia dan Within Destruction dari Slovenia.
"Pihak promotor yang memilih, karena kami dikontak oleh mereka untuk jalanin tour Korea, dalam hal ini Vermin Majesty sebagai promotornya," kata Stevi Item saat dihubungi JawaPos.com, Senin (2/10).
Dalam tur bertajuk Horror Profanation Over South Korea itu DeadSquad tampil di dua tempat. Yakni di Prism Hall, Seoul pada 16 September dan Club Rad, Daegu pada 17 September 2017.
Grup yang diisi Stevi Item (gitar), Daniel (vokal) serta additional Karis (gitar), Akbar Auliya (drum), dan Welby Cahyadi (bass) mendapat sambutan luar biasa saat tampil di sana. Dua lokasi acara dipenuhi oleh metalhead yang ingin menyaksikan kebrutalan musik ala DeadSquad. Antusias penonton tersebut lantas dipuji oleh para personel. "Surprisingly, di sana metalhead lebih banyak daripada di Jepang ya," ucapnya.
Saat tampil di Korea, DeadSquad menyuguhkan belasan lagu. Repertoar yang dibawakan yakni dari album Horror Vision (2009), Profanatik (2013), dan Tyranation (2016). Sejumlah lagu itu yakni Enter The Wall of Tyranation, Lahir Mata Satir, Anatomi Dosa, Dominasi Belati, Tyranation, Pragmatis Sintetis, Dimensi Keterasingan, Horror Vision, Pasukanmati, Hiperbola Dogma Monotheis, Patriot Moral Prematur, dan Manufaktur Replika Baptis.
Perjalan tur Korea Selatan dilakukan DeadSquad dalam lima hari. Total tim yang berangkat yakni hanya tujuh orang. Selain lima personel, ada dua kru yang bertugas sebagai sound engineergineer dan fotografer. Hal tersebut memaksa DeadSquad harus mempersiapkan peralatan tempur masing-masing sebelum naik panggung.
"Kalo tour keluar negeri karena keterbatasan budget, kami gak bisa bawa semua team produksi jadi yang berangkat saja itu yang coba kami maksimalkan," jelas Stevi Item.
Tidak ada kendala atau hambatan berarti yang ditemui DeadSquad selama tur kali ini. Menurut Stevi, pihak promotor sangat profesional dalam membantu mereka untuk menjalankan tur tersebut. Hanya saja, personel sempat deg-degan saat menanti visa keberangkatan.
"Kendala di visa yang last minute baru keluar, entah kenapa mungkin karena dari kebijakan imigrasi Korea terhadap warga Indonesia dan mungkin warga negara lain yang butuh waktu lebih lama untuk mengeluarkan visa. Selebihnya di Korea sangat aman. Well treated, Vermin Majesty adalah leading promotor metal dari Korea," imbuhnya.
Perjalanan tur Korea yang dilaksanakan band berusia 11 tahun itu didokumentasikan lewat sebuah video. Video tersebut kini sudah bisa disaksikan lewat akun YouTube resmi DeadSquad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022