
Dewi Perssik. Abdul Rahman/JawaPos.com
JawaPos.com - Pedangdut Dewi Perssik dan kuasa hukumnya menyatakan bahwa kasus pencemaran nama baik yang dilakukan seorang hater bernama Winarsih masih terus berjalan. Menurut pihak Depe, hukum akan tetap diproses kendati Winarsih sudah meminta maaf dan mengklarifikasi semua pernyataannya.
"Kasus masih berjalan, belum ada musyawarah mufakat. Dari Dewi sendiri dan ibunya lagi mempertimbangkan apa yang sudah disampaikan oleh terlapor. Kami mohon agar diberi waktu," ujar Sandy Arifin, kuasa hukun Dewi Perssik, di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (29/11).
Sementara itu, Dewi Perssik menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyidik yang telah bekerja dalam menangani laporannya dengan sangat baik. Sehingga kasus ini cepat naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan serta meningkatkan status terlapor dari saksi menjadi tersangka.
"Sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Jaksel, luar biasa. Benar-benar cepat beberapa kasus terselesaikan dengan baik tidak ada kendala. Alhamdulillah dipermudah semuanya," kata Depe.
Sebelumnya, Winarsih, hater Dewi Perssik mengklarifikasi sekaligus meluruskan sejumlah pernyataan negatif yang telah dia ucapkan sebelumnya. "Perkataan saya tentang Dewi Perasik lonte, balon, sundel, germo, itu semua tidak benar. Dewi persik itu orang baik, keluarga ulama, keturunan ulama," kata Winarsih.
Winarsih juga meluruskan perkataan soal Dewi Perssik memiliki banyak lelaki simpanan. Dia menyebut pernyataannya itu juga tidak benar sehingga tidak dapat dipertanggungnjawabkan.
Winarsih juga meralat kata-katanya soal keluarga Jember bajingan, pintar main sihir, dan main dukun. Winarsih menegaskan bahwa apa yang dia ucapkan itu juga tidak benar.
"Di Jember itu enggak ada dukun, yang ada orang berpendidikan, kiai, pesantren," ujar perempuan asal Pasuruan yang tinggal di Bangkalan itu.
Selain itu, Winarsih juga meralat perkataannya soal Dewi Perssik iri dengan Lesti Kejora. Dia mengatakan hal itu juga mengada-ngada. "Semua omongan itu salah semua, bohong. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Mbak Dewi dan keluarga, saya minta maaf," katanya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
