
Photo
JawaPos.com - Pengacara Rizky Billar, Sadrakh Seskoadi, menyatakan keprihatinannya karena kliennya dijelek-jelekkan lewat ramalan. Dia sangat prihatin karena ramalan itu sampai membawa dampak yang tidak sepele kepada kliennya.
"Saya cukup prihatin karena saya menilai, dia menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat umum. Mungkin mau mencari sensasi yang bisa menguntungkan diri sendiri," ujar Sadrakh kepada wartawan, Jumat (27/1).
Terlepas konten video itu sudah dipotong-potong di media sosial, Sadrakh mengaku sudah menonton videonya secara utuh. Ada beberapa poin pernyataan dalam ramalan terkait Rizky Billar yang dianggapnya sudah kelewat batas.
Pertama, lelaki keturunan Padang itu disebut menumpang hidup. Kedua, pernah memiliki anak hasil dari bukan pernikahan.
Ketiga, Rizky Billar berhubungan dengan sesama jenis. Keempat, akan menceraikan istrinya Lesti Kejora, Kelima, memiliki masa lalu kelam. Keenam, aktingnya biasa-biasa saja.
"Seharusnya tidak melakukan seperti ini. Untuk mendapatkan perhatian publik bisa dengan kreativitas atau hal-hal lain yang lebih positif," tutur pengacara Rizky Billar.
Sebelumnya, Velline Ayu telah meminta maaf atas ramalannya. Dia berdalih ramalannya yang membawa dampak negatif terhadap Rizky Billar itu lantaran sudah dipotong-potong oleh pihak tak bertanggung jawab.
Gara-gara permasalahan ini, Velline Ayu yang kala itu didampingi oleh pengacaranya, Ilham Azis, mengaku tidak bisa tidur dan tidak enak makan atas dampak dari beredarnya video ramalannya di platform media sosial.
"Intinya aku meminta maaf lebih dahulu. Karena masalah ini aku sampai nggak bisa tidur dan nggak mau makan," kata Velline Ayu di bilangan Ancol Jakarta Utara, Kamis (26/1).
Sementara itu, Ilham Azis selaku kuasa hukum menyampaikan akan mengupayakan supaya permasalahan ini bisa berakhir secara kekeluargaan tanpa harus berseteru di ranah hukum.
"Kami sebagai kuasa hukum Velline Ayu terus berkomunikasi dengan pihak keluarga Rizky Bilar dan Lesti Kejora untuk bisa bertemu menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan supaya tidak berkepanjangan," ujar Ilham Azis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
