
Denny Sumargo sebagai Denny berkunjung saat memperkenalkan film baru berjudul Twivortiare di Graha Pena, Jakarta, Rabu (14/8/2019). Hanung Hambara/Jawa Pos
JawaPos.com - Denny Sumargo mengatakan, cerita dalam film animasi Panji Tengkorak yang dibintanginya sangat menarik. Dia diceritakan harus melakukan balas dendam kepada mereka yang telah melakukan aksi kejahatan menghancurkan desa.
Namun yang lebih membuat Panji semakin marah atas aksi kejatahan yang terjadi di desa, dia harus melihat kejadian yang sangat tidak menyenangkan dimana dia harus kehilangan pasangannya diperkosa oleh penjahat di depan matanya sendiri.
Demi menuntaskan amarahnya tersebut, sosok Panji yang diperankan Densu (sapaan akrab Denny Sumargo) lantas mempelajari ilmu hitam.
"Desanya hancur dan dia tidak punya niat lain selain balas dendam. Akhirnya dia mempelajari ilmu hitam. Itu yang membuat Panji Tengkorak lahir. Dan dalam perjalanan dia setelah kematian pasangannya, dia nggak punya tujuan hidup lain selain membantai semua orang-orang yang pernah menghancurkan desanya," tutur Denny Sumargo di bilangan Duren Tiga Jakarta Selatan Senin (19/12).
"Dia itu enggak bisa mati, dia tusuk-tusuk diri sendiri sampai muntah darah dan itu berkali-kali. Gua harus melakukan itu sampai akhirnya asam lambung gua naik sampai mau muntah beneran," imbuh Denny Sumargo.
Film animasi ini dibuat berdasarkan seri komik karya Hans Jaladara. Film ini dibuat versi animasi dengan tujuan supaya lebih mudah melakukan eksplorasi adegan yang akan bikin para penonton lebih menikmati petualangan tersaji di dalamnya.
Denny Sumargo sejatinya sempat mau menolak film Panji Tengkorak ini dengan sejumlah pertimbangan. Pertama,karena dia merass tidak terlalu dekat dengan ceritanya meskipun diangkat dari komik legendaris. "Saya nggak terlalu dekat sama karakter Panji Tengkorak walaupun dulu sempat tahu pas kecil," katanya.
Kedua, Denny Sumargo merasa, sebagai aktor dirinya lebih senang dengan film yang bukan animasi sehingga bisa menampilkan sosok dirinya secara langsung dalam layar lebar. Sedangkan di film animasi, orang hanya akan mendengar suaranya saja.
"Kalau bukan animasi, kita lebih bisa menyombongkan akting kita. Tapi ternyata film animasi lebih sulit lagi karena suara kita benar-benar harus perfect," tuturnya.
Pertimbangan ketiga, karakter Panji yang diperankannya dalam film ini cukup gelap dan dingin. Bukan seperti superhero biasanya.
"Bukan seperti bayanganku dimana orang yang terlahir untuk membela keadilan. Menurut saya karakter ini gila dan tujuan hidupnya enggak jelas, tapi motivasi dia jelas, dia mau balas dendam. Menurut aku film ini adalah skrip terbaik selama aku main film," akunya.
Sekalipun tidak berakting secara visual layaknya dalam film non animasi, proses pembuatan film amimasi tidak lah sederhana bahkan cukup menyulitkan dirasakan Denny Sumargo. Karena sebelum dilakukan proses pengambilan suara, juga ada proses reading supaya mengenal dan memiliki gambaran detail pada setiap karakter.
"Menggali dan membedah karakter ini, visualisasi imajinasi kita juga mainkan. Karena kita kan belum ada bayangan, jadi kita dikasih lihat gambar-gambar yang udah dibuat. Itulah yang membuat kita punya imajinasi hingga akhirnya kita bisa kasih yang terbaik," paparnya.
Usai mengamnil peran dalam Panji Tengkorak, Densu mengaku senang karena jadi tahu ternyata ada banyak orang berbakat dalam membuat film animasi. Denny Sumargo mengaku film animasi Indonesia sebenarnya bisa bersaing dengan film animasi dari luar negeri.
"Kelemahan animasi kita ada di cerita biasanya. Menurut saya film Panji Tengkorak ceritanya sangat kuat," katanya.
Selain Denny Sumargo, sejumlah aktor juga ikut terlibat dalam proses akting suara film Panji Tengkorak. Mereka adalah Cok Simbara, Aghniny Haque, Donny Damara, Donny Alamsyah, Tanta Ginting, dan yang lainnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
