
Denny Sumargo./Abdul Rahman
JawaPos.com - Hilangnya akun YouTube Denny Sumargo selama 2 minggu akibat diretas hacker sempat dikabarkan cuma rekayasa belaka oleh banyak orang. Sang istri, Olivia Allan, membantah hal tersebut.
"Itu bukan setting-an ya, itu memang benar dan kita syok. Kita punya tim, kita punya pegawai yang harus digaji," kata Olivia saat ditemui di bilangan Jakarta Barat, Senin (19/9).
Olivia dan Denny mengaku bersyukur channel YouTube tersebut akhirnya bisa direbut kembali dari sang peretas. Meskipun channel-nya berhasil kembali, sejumlah kontennya masih ada yang hilang dan masih terus diusahakan supaya dapat diselamatkan.
"Ini lagi proses balikin konten. Semoga bisa semuanya ya. Bisa dibilang memulai (dari bawah, Red) lagi ya. Subscribers turun," tuturnya.
Dari kejadian ini, Denny Sumargo mendapat masukan dari pihak YouTube agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa yang akan datang. Densu diminta untuk memperkuat standar pengamanan channel miliknya dengan melakukan sejumlah langkah pengamanan.
"Iya. Dikasih tahu sama pihak YouTube harus lakuin A, B, C," tandas Olivia.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
