
Asri Welas dan Galiech. (Aginta Kerina/Dok. awaPos.com)
JawaPos.com - Melahirkan anak ketiga pada 15 April 2019, pukul 6.15 WIB, Asri Welas sempat mengalami oligohydramnios, yakni suatu kondisi yang terjadi pada kehamilan saat jumlah cairan ketuban di bawah level normal. Padahal, cairan ketuban berfungsi melindungi dan membantu perkembangan otot, anggota tubuh, paru-paru dan sistem pencernaan janin.
Oleh karenanya, sebelum akhirnya melahirkan dengan caesar, Asri harus menjalani beberapa perawatan agar bayinya terlahir dalam kondisi yang sehat.
"Asri tahu kalau melahirkan cepat konsekuensinya apa aja. Agar bayinya lahir nggak kenapa-kenapa, dokter kasih pematangan paru. Jadi, disuntikkan untuk mematangkan paru-paru bayinya, terus dikasih juga air ketuban yang tadi kurang sampai tiga liter dimasukkan dalam badan. Supaya begitu lahir ada refleks menangis tadi dan paru-parunya kuat," ungkap Asri saat ditemui RSIA Bunda Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).
"Air ketubannya kurang buat si kecil, maka itu terpaksa harus dilahirkan karena demi kebaikan anaknya juga. Jadi, kita rawatnya di luar rahim, karena kan untuk nutrisinya jadinya nggak sampai makanya harus dilahirkan lebih cepat," imbuh dr. Dimple Nagrani, Sp.A.
Mengetahui akan melahirkan lebih awal, Asri mengaku sempat sedih. Sebab, ia khawatir karena bayinya akan terlahir premature. Namun, bersyukur anaknya terlahir dengan keadaan sehat.
"Kemarin kenapa sampai berlinang air mata, karena terus terang sedihnya ada, gembiranya ada," tandas Asri.
Lahir dengan berat kurang dari 2 kilogram, bayi lelaki pasangan Asri Welas dan Galiech diberinama Renzo Gibrar Ridharaharja.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
