
Photo
JawaPos.com - Alice Norin mengatakan bahwa dirinya sempat dua hari masuk ke ruang ICU usai menjalani persalinan buah hati keduanya pada Rabu (9/9) lalu di Rumah Sakit Brawijaya. Dia harus masuk ke ruang ICU setelah sempat mengalami pendarahan hingga kehilangan darah sampai 3 liter.
Bintang film "Ketika Cinta Bertasbih" itu kehilangan darah yang cukup banyak setelah dilakukan tindakan operasi pengangkatan plasenta previa dan plasenta akreta yang berada di tubuhnya. Plasenta ini menutupi jalan lahir dan menempel di kantong kemih sehingga organ ini harus dikikis guna membersihkan plasentanya.
“Aku masuk ICU 2 hari, harus dikontrol semuanya. HB aku turun banget sampai 5,7. Efek ke badannya berasa banget karena darahnya banyak banget (yang keluar),” kata Alice Norin dalam jumpa pers virtual pada Rabu (16/9).
Meski sudah sekitar satu pekan berlalu usai persalinan, Alice Norin mengatakan proses recovery masih akan berjalan untuk beberapa waktu ke depan. Dia mengakui proses pemulihan membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat Alice Norin bukan sekadar menjalani persalinan namun juga melakukan pengangkatan plasenta.
“Ini recovery-nya agak lama beda sama caesar biasa. Kandung kemih aku kan dikikis pasti lebih lama (pemulihannya). Dokter menyarankan aku istirahat total dulu. Untuk aktivitas yang menggunakan fisik harus lebih pelan-pelan,” tuturnya.
Setelah dua hari di ruang ICU, dokter membolehkan Alice Norin berada di ruang biasa di rumah sakit. Dia mengaku bahagia sekali akhirnya bisa bertemu dengan buah hati keduanya dan bisa berkumpul dengan keluarga.
“Aku keluar ICU lega banget, happy banget. Di situ ngumpul ada kakaknya juga. Masa kritisnya ibaratnya sudah lewat dan aku sudah bisa sama anak-anak, sama keluarga. Di mindset aku ini masa recovery dan waktu aku untuk nyusuin,” tuturnya.
Alice Norin sempat 2,5 hari tidak bisa menyusui buah hatinya, Alana Naira Lawi, karena dokter tidak membolehkannya. Sebab dia diberikan antibiotik yang cukup keras saat proses persalinan berlangsung.
Anak kedua Alice Norin terlahir pada Rabu (9/9) di Rumah Sakit Brawijaya melalui persalinan caesar. Alana Naira Lawi terlahir dengan berat 2,7 kilogram dan panjang 46 centimeter.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=lE4szea3aPk

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
