
David Naif menyindir politisi hingga Ratna Sarumpaet lewat lagu
JawaPos.com - Perjalanan panjang grup musik Naif yang memasuki usia 26 tahun berkarya di belantika musik Indonesia kini dinyatakan berakhir alias bubar. Keputusan itu dibuat setelah dua personelnya yaitu Emil dan Pepeng memutuskan mundur dari band yang berdiri sejak 22 Oktober 1995 itu.
David Bayu selaku vokalis Band Naif mengungkapkan keinginan untuk bubar sejatinya sudah dicetuskan olehnya di momen ulang tahun Naif ke-25 pada Oktober 2020 lalu. Dia merasa 25 tahun sudah sangat cukup dirinya berada di Naif.
David Bayu kala itu sempat mengusulkan agar semua personelnya mengumumkan pembubaran ini di hadapan awak media dan publik. Akan tetapi, salah satu dari mereka menyatakan ketidaksetujuannya karena merasa tidak enak dan nantinya malah akan jadi sorotan banyak pihak.
"Ya sudah gua pegang omongan itu. Makanya kemana-mana kalau gua diwawancara sama orang atau media, gua selalu bilang nggak (bubar), cuma vakum. Itu karena gua pegang omongan itu, padahal menurut gua momennya bagus banget 25 tahun (tahun lalu bubar)," papar David dalam aku YouTube pribadinya.
Dia kini memutuskan untuk mengumumkan pembubaran Naif setelah personel lainnya mengumumkan keluar dari band. Bagi David Bayu, ada satu saja yang tidak bisa melanjutkan di Naif entah karena meninggal atau keluar, band ini memang harus dibubarkan. Dia pun sempat menyatakan hal tersebut saat meeting di rumah Emil sekitar 2019 silam sebelum pandemi.
"Ketika Emil sudah ngomong keluar dari Naif, ya sudah gua juga ngomong dech (bubar)," akunya.
David Bayu tak menampik adanya permasalahan di internal Naif yang memicu grup musik ini akhirnya bubar. Namun sayangnya dia tidak mengungkapkan apa masalah yang sebenarnya terjadi membuat adanya keputusan berat Naif harus bubar.
David mengatakan dirinya memiliki keyakinan setiap permasalahan selalu ada pemecahannya. Sebab kehidupan tidak akan pernah luput dari masalah. Apalagi dia sudah menganggap semua personel Naif sebagai bagian dari keluarganya.
"25 tahun gila lho, gua sama istri gua aja lebih lama di Naif. Kalau sekarang kayak gini (bubar) ya lebih baik," tuturnya.
Grup musik Naif sejatinya ikut memberikan warna pada industri musik Indonesia selama seperempat abad. Sejumlah single hits keluar dari band yang awalnya terbentuk dari sering ngumpulnya mahasiswa IKJ itu. Beberapa di antara single hitsnya adalah lagu bertajuk Benci untuk Mencinta, Air dan Api, Posesif, Aku Rela, dan yang lainnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
