
Photo
JawaPos.com - Presenter dan Aktor Daniel Mananta bersiap mengikuti kompetisi lari maraton di Tokyo dan Berlin pada tahun 2020. Bakal berlomba di level kompetisi lari sejauh 42 kilometer, Daniel mengaku mengikutinya setelah melihat para penyandang disabilitas dalam ajang Asian Paragames 2018 lalu.
Hadir dalam kampanye Gerak Tak Terbatas bersama para penyandang disabilitas, Daniel mengaku merasa kagum dengan kemampuan para difabel di tengah keterbatasan mereka. Dia pun tak mau kalah harus bisa bergerak dan berkreativitas dengan optimal.
"Tahun depan ikut Tokyo Marathon dan Berlin Marathon. Saya lihat di Munich maraton para penyandang disabilitas bisa lari 42 K, dan itu nggak stop. Tentunya menginspirasi saya banget bahwa gerak tak mengenal batas. Kalau mereka (penyandang disibilitas, Red) saja bisa kenapa saya nggak bisa. Itu yang bikin saya ingun terus ikut bergerak," tegasnya.
Daniel menegaskan dirinya ingin selalu bergerak menginspirasi dan menggerakkan hati orang lain. Dia mencontohkan perjalanan hidupnya adalah sebuah gerakan yang positif lewat berbagai bidang.
"Saya orang yang inovatif. Awal-awalnya VJ lalu presenter, aktor, entreprenuer, lalu produser. Selalu inovasi enggak berhenti bergerak. Itu sih definisi gerak menurut saya," ungkapnya.
Menurut Daniel, lari bisa membuat seseorang awet muda. "Usia saya 38 tapi banyak mengira saya awal-awal 30an. Itu karena saya suka lari dari usia 21 tahun. Sepagian saja saya sudah berusaha jalan 10 ribuan langkah. Tiap pagi saya lari 10 km karena memang lagi training juga bersiap maraton. Bergerak itu bikin aura jadi positif dan sportif dan membuat badan menjadi lebih ringan," jelasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
