Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Juli 2021 | 18.52 WIB

Inna Kamarie Dampingi Beben Jazz di Detik Detik Terakhir

Musisi Beben Jazz kini mendapat perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bekasi usai terpapar Covid-19./Instagram Beben Jazz - Image

Musisi Beben Jazz kini mendapat perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bekasi usai terpapar Covid-19./Instagram Beben Jazz

JawaPos.com - Wafatnya musisi Beben Supendi Mulyana atau akrab disapa Beben Jazz meninggalkan duka mendalam bagi sang istri, Inna Kamarie, keluarga, sahabat, murid, dan para penggemarnya. Mereka tidak menyangka kakak Dik Doank itu akan meninggal secepat ini.

Suara Inna Kamarie tampak bergetar dan beberapa kali terisak saat berbincang dengan JawaPos.com melalui sambungan telepon Senin (5/7). Ia menyatakan belum percaya sang suami yang sangat dia cintai telah meninggalkan dirinya.

Selama mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhakti Kartini Bekasi, ia selalu berada di rumah sakit memberikan semangat pada Beben Jazz. Bahkan di detik detik terakhir mau menghembuskan napas terakhir, Inna Kamarie tetap memberikan semangat untuk musisi yang menjadikan musik sebagai sarana dakwah itu.

Baca Juga: Beben Jazz Meninggal Dunia Karena Terpapar Covid-19

"Menurut saya suami saya masih hidup dalam pikiran dan hati saya. Dia cintaku selamanya. Dan aku ada di sampingnya di dalam ruang ICU di monitor ketika suamiku sakaratul maut. Alhamdulillah saya ada disitu," kata Inna Kamarie.

Selama hidup, dalam penilaian sang istri, Beben Jazz adalah orang yang sangat baik. Dia bukan hanya menjadi suami, tapi juga menjadi partner diskusi yang sangat asyik. Bahkan candaan dan kata-kata romantis penuh cinta kerap diungkapkan Beben Jazz.

Saking baiknya almarhum seIama ini, baik dalam hubungannya dengan sesama manusia ataupun dengan Tuhan, Inna Kamarie optimis ia meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah.

Inna Kamarie terharu akan banyaknya dukungan yang mengalir deras pada suaminya dari banyak orang. "Semua musisi se-Indonesia, pejabat, Menteri Pak Budi Gunadi, turut membantu, masyarakat di dunia maya pada mendoakan, Emha Ainun nlNajid juga mendoakan. Itu mejadikan saya tidak merasa sendirian," tuturnya.

Musisi Jazz Beben Supendi Mulyana atau akrab disapa Beben Jazz meninggal dunia tadi pagi pada pukul 06.10 WIB. Ia menghembuskan napas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Bhakti Kartini Bekasi setelah beberapa hari mendapatkan penanganan intensif akibat Covid-19. Dokter telah berusaha maksimal menyelamatkan nywanya namun Tuhan punya kehendak lain.

Jenazah Beben Jazz akan dimakamkan di Pemakaman Pedurenan Bekasi Jawa Barat siang ini. Ia meninggalkan tiga orang anak. Masing masing bernama Muhammad Jaka, Muhammad Rian dan Ben Sebastian Kamarie.

Beben Supendi Mulyana lahir di Jakarta, 2 Februari 1967. Ia lebih populer dengan panggilan Beben Jazz. Beben adalah musisi beraliran jazz yang juga salah satu pendiri Komunitas Jazz Kemayoran. Dia pun memiliki banyak murid yang jumlahnya mencapai seribu lebih lewat sekolah komunitas musik yang didirikannya.

Bagi Beben, musik jazz bukan sekedar musik tapi sudah menjadi sarana untuk beribadah. Bersama Cak Nun, ia sempat mengagas Tasawuf Jazz.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore