
Konten kreator, Herri Pras bersama dua kuasa hukumnya melaporkan penggerudukan yang terjadi ke rumahnya ke Polres Bogor (Instagram Herri Pras)
JawaPos.com - Konten kreator sekaligus praktisi bela diri Herri Pras menjadi sorotan setelah sejumlah pernyataannya terhadap tokoh agama menuai kecaman dari publik. Ungkapan keras Herri Pras yang ditujukan kepada Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Adi Hidayat (UAH), dan sejumlah ulama lain cukup menyakitkan bagi jamaah mereka dan memicu perdebatan luas di media sosial.
Polemik tersebut tidak hanya berkaitan dengan perbedaan pandangan keagamaan, tetapi juga menyangkut batas antara kritik, kebebasan berpendapat, dan penghormatan terhadap sesama manusia.
Beberapa potongan video yang beredar memperlihatkan Herri menggunakan istilah yang dinilai merendahkan kehormatan ulama atau pendakwah. Salah satu ungkapan yang menjadi perhatian adalah penyebutan UAS dan UAH sebagai "setan bisu".
Pernyataan tersebut kemudian memancing reaksi dari masyarakat, terutama mereka yang mengikuti dakwah kedua ulama tersebut.
Selain ungkapan "setan bisu", Herri Pras juga pernah menggunakan sejumlah istilah keras lainnya ketika membahas tokoh agama dalam konten yang diunggahnya.
Dalam sebuah video klarifikasi di kanal YouTube pribadinya, Herri Pras secara terbuka menyebut bahwa dirinya pernah melabeli sejumlah ulama dengan sebutan penipu, pendusta, dan munafik.
Ia juga menuding para tokoh agama tersebut menyesatkan umat serta menimbulkan kegaduhan melalui fatwa yang disampaikan kepada masyarakat.
"Dan teman-teman semua bisa tonton video saya, saya sebut mereka penipu atau pendusta. Saya sebut mereka juga munafik, sebut mereka menyesatkan umat, dan saya sebut juga mereka membuat kegaduhan di dalam berfatwa," ujar Herri.
Herri tidak menganggap pernyataannya muncul tanpa alasan. Ia berdalih kritik tersebut merupakan respons terhadap pernyataan dan ceramah sejumlah tokoh agama yang menurut penilaiannya bermasalah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022