
Pameran SBY Art Community. (istimewa)
JawaPos.com - Bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan bukan lagi sekadar ancaman bagi generasi hari ini, tapi juga bagi generasi di masa depan.
Kegelisahan terhadap perubahan iklim, kerusakan ekosistem, hingga pencemaran lingkungan kini juga disuarakan melalui karya seni dalam pameran seni mengusung tajuk Art for Peace and a Better Future: Collaboration.
Pameran yang diinisiasi SBY Art Community (SAC) tersebut berlangsung di Galeri Emiria Soenassa dan Oesman Effendi, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Rangkaian pameran ini digelar hingga 30 Agustus 2026 dengan mengangkat isu perdamaian dan lingkungan sebagai tema utama.
Melalui berbagai karya yang dipamerkan, para seniman mencoba menghadirkan refleksi tentang kondisi dunia yang tengah menghadapi beragam persoalan.
Seni tidak hanya ditempatkan sebagai medium ekspresi visual, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan kegelisahan dan mengajak publik melihat persoalan lingkungan dari sudut pandang yang berbeda.
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah Greener World, No More Choice karya seniman Akbar Linggaprana. Lukisan acrylic on canvas berukuran 200 x 300 sentimeter tersebut menghadirkan lanskap surealis yang memadukan elemen hutan dan lautan.
Dalam karya tersebut, Akbar menggambarkan kegelisahannya terhadap kerusakan ekosistem yang semakin terasa.
Kehadiran figur ikan besar yang keluar dari habitatnya menjadi simbol terganggunya keseimbangan alam, sekaligus menggambarkan ruang hidup makhluk laut yang kian menghadapi ancaman pencemaran.
Pepohonan yang tampak gersang, vegetasi dengan warna-warna kontras, serta atmosfer visual yang penuh ketegangan memperkuat pesan tentang kondisi lingkungan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022