
Amanda Manopo bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Amanda Manopo mengungkapkan dugaan penggelapan dana yang menimpa perusahaan miliknya. Kerugian yang ditaksir mencapai hampir Rp 3 miliar diduga dilakukan oleh salah satu mantan karyawan. Kerugian bernilai fantastis tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu singkat sekitar 8 bulan.
Amanda mengaku baru mengetahui betapa besarnya nilai kerugian setelah dilakukan penelusuran terhadap transaksi keuangan perusahaan. Menurutnya, nominal yang hilang terus bertambah hingga mencapai angka yang sangat besar.
"Hampir Rp 3 miliar selama dia bekerja kurang lebih 8 bulan. 8 bulan kerja ternyata hampir Rp 3 miliar. Itu merugikan aku," ujar Amanda Manopo saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (22/7).
Tak hanya mengungkap besaran angka kerugian, Amanda juga membeberkan dugaan penggunaan dana hasil penggelapan oleh eks karyawan. Ia menyebut, terdapat sejumlah transaksi mencurigakan yang diduga kuat dilakukan pelaku untuk kepentingan pribadinya.
"Dia menggunakan lewat transaksi GoPay, OVO itu Rp 25 juta. Jalan-jalan ke luar negeri, ke klub-klub di Bali, terus kayak biaya-biaya untuk have fun, bisa dibilang seperti itu," ujar bintang sinetron Ikatan Cinta.
Kuasa hukum Amanda Manopo, Sandy Arifin, mengatakan bahwa pihaknya menemukan indikasi penggunaan rekening milik beberapa orang untuk menyamarkan aliran dana. Rekening-rekening tersebut diduga dipakai sebagai jalur perpindahan uang yang berasal dari perusahaan Amanda Manopo.
"Ada beberapa orang yang rekeningnya digunakan terkait indikasi dugaan penggelapan uang perusahaan, digunakan oleh salah satu pegawai di tempat Kak Manda," kata Sandy Arifin.
Selain dugaan penggelapan dana, Amanda juga mengungkap ada dugaan tindak pidana lain yang menyeret mantan karyawan tersebut. Pelaku disebut melakukan pemalsuan dokumen, termasuk tanda tangan yang berkaitan dengan aset kendaraan.
Kasus dugaan pemalsuan tersebut sempat membuat suami Amanda, Kenny Austin, bertemu secara langsung dengan terduga pelaku di kantor polisi untuk tujuan menindaklanjuti persoalan tersebut di ranah hukum.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022