
Pengacara Inara Rusli, Lechumanan. (istimewa)
JawaPos.com - Pengacara Inara Rusli, Lechumanan, tampak cukup emosional saat disinggung terkait perkembangan laporan Inara Rusli terhadap influencer Wardatina Mawa terkait kasus dugaan akses ilegal yang sempat dilaporkan ke Bareskrim Polri.
Lechumanan tampak emosional karena laporan polisi yang dibuat kliennya Inara Rusli belum juga dilakukan penetapan tersangka. Padahal, kasus tersebut sudah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan sejak awal tahun 2026.
Inara Rusli bersama kuasa hukumnya sempat mendatangi Bareskrim Polri untuk tujuan menanyakan perkembangan kasus tersebut kenapa belum ada penetapan tersangka sampai sekarang.
"Kita ke sana itu dalam rangka konsultasi, mengajukan komplain. Kenapa perkara yang dilaporkan oleh Inara Rusli selaku klien sampai sekarang belum juga dilakukan gelar penetapan tersangka," ungkap Lechumanan saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan.
Lechumanan tampak emosional ketika tidak diberikan kepastian terkait perkara tersebut. Dia justru merasa di pingpong atau diminta melakukan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Wassidik Bareskrim Polri.
"Penyidik Bareskrim ini buang bola, padahal tinggal digelar aja penetapan tersangka. Tapi karena nggak dikasih duit oleh kami, dia nggak mau gelar penetapan tersangka, dilempar bola ini ke Wassidik," kata Lechumanan.
Menurut dia, gelar perkara penetapan tersangka belum dilakukan bukan karena penyidik masih kurang bukti atau saksi. Lechumanan mengklaim, bukti-buktinya sudah cukup dan kasusnya sangat mungkin untuk ditindaklanjuti menjadi penetapan tersangka.
"Ini kerjaan tidak profesional yang dilakukan oleh penyidik. Padahal sudah jelas ada barang bukti, diambil secara mencuri, kemudian saudari M menjadikannya sebagai bukti untuk membuat laporan polisi di Polda," ungkapnya.
"Kasus ini pembuktiannya sebenarnya sederhana, tapi inilah fakta polisi nggak mau kerja. Karena kenapa? Tidak dikasih uang. Ya, kalau tidak dikasih uang, ngapain kerja? Seperti itu pikirannya. Tolong ditindak ini penyidik-penyidik yang tidak profesional ini, saya minta Kabid Propam," tuturnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
