
Para pemain Opera Mpu Tantular Lahir Kembali
JawaPos.com - Kepiawaian Mpu Tantular berinvestasi menyatukan negeri yang pluralis ini melatarbelakangi pementasan sebuah teater musikal yang diberi nama, 'Opera Mpu Tantular Lahir Kembali'. Uniknya, Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno akan menjadi salah satu pemain dari pertunjukan yang digelar oleh Universitas Mpu Tantular tersebut.
Pementasan teater tersebut akan digelar selama tiga hari mulai dari 26-28 September di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Sutradara sekaligus penulis naskah Opera Mpu Tantular Lahir Kembali, Sudibyo J.S mengatakan, dipilihnya Sandi sebagai salah satu pemain teater ini karena sosoknya yang termasuk ke dalam kategori lover atau pecinta.
Dalam seni peran, katanya, ada dua kategori yang dilihat saat memilih pemain, yakni kategori lover dan karakter. Kategori lover, katanya, saat sosok tersebut tampil semua orang menyukainya. Contohnya karena dia cantik atau tampan.
"Pak Sandi kami tempatkan sebagai lover. Tampil sebentar orang suka, beliau memiliki karakter positif. Dibuktikan saat beliau mau main, semua orang bertanya," ujar Sudibyo saat berkunjung ke Kantor JawaPos, Senin (24/9).
Selain kategori lover, kategori karakter juga menjadi penting. Namun untuk kategori ini, katanya, tidak perlu penampilan fisik, yang paling penting adalah katakternya unik dan spesial. Hal tersebut merupakan yang dicari sebagai syarat utama para pemain yang dipilih dalam teater ini agar dapat menampilkan kejutan.
"Bukan hanya dari karaterisitik tapi juga peristiwanya. Menampilkan pengalaman dengan harga dan tidak terduga, itu akan membuat penonton berada di kursi sampai cerita selesai," katanya.
Nantinya, Sandi akan bermain dengan para aktor lainnya. Seperti Rachel Maryam yang memerankan tokoh utama, Soma, serta Angga Wiranata yang memerankan Suta. Sederet pemain lainnya seperti Derry Drajat, Yudha Permana, Rahayu Saraswati, dan beberapa pemain lainnya juga akan memeriahkan pementasan opera tersebut.
Cerita dari teater ini juga melihat permasalahan-permasalahan yang terjadi di negeri saat ini. Ia mengatakan, apa yang dialami sekarang, pada saat zaman dinmasa Mpu Tantular juga sudah terjadi. Oleh karena itu, pementasan opera ini diharapkan bisa mengingatkan kembali pada sosok Mpu Tantular serta bagaimana dirinya mampu mengelola kebangsaan negeri ini. Salah satunya adalah dengan jargon Bhinneka Tunggal Ika yang digunakan Soekarno dalam Pancasila.
"Kami mencoba mengangkat kembali nama besar beliau dan kami juga semoga terangkat dengan nama besar beliau. Ini kewajiban kami karena sejak tahun lalu kami sudah deklarasikan Universitas Mpu Tantular sebagai kampus Bhinneka Tunggal Ika," pungkasnya.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
