Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Desember 2024 | 06.37 WIB

Yang Dirasakan Fahad Haydra Ketika Tubuhnya Didandani Banyak Luka saat Syuting Film Racun Sangga

Fahad Haydra. (Instagram/fahadhaydra) - Image

Fahad Haydra. (Instagram/fahadhaydra)

JawaPos.com–Pengalaman ketika menjalani syuting film Racun Sangga menjadi momen yang sangat berkesan yang sulit untuk dilupakan bagi aktor Fahad Haydra.

Pasalnya, bentuk fisiknya berubah tidak seperti biasanya pada saat dia menjalani syuting film arahan sutradara Rizal Mantovani tersebut. Terutama saat Fahad Haydra harus melakukan adegan dengan kondisi tubuh banyak luka terpapar santet racun sangga yang sudah menjalar ke sejumlah organ tubuh.

Dia masih ingat betul seperti apa rasanya ketika didandani untuk dengan tubuh penuh luka untuk karakternya sebagai Andi di film Racun Sangga.

”Saat tubuh aku dikasih banyak luka, pikiran jadi kosong, diajak ngomong sempat nggak nyambung, loading,” kata Fahad Haydra di bilangan Senayan Jakarta, Jumat (6/12).

Selain pikiran jadi kosong dan sempat loading meski diajak bicara oleh temannya di lokasi syuting, Fahad Haydra juga merasakan gatal- gatal pada sejumlah bagian tubuhnya.

Cerita film Racun Sangga diadaptasi dari kisah nyata pasangan suami istri yang pernah mengalami santet asal Kalimantan itu. Orang yang mengalami santet tersebut masih hidup sampai sekarang.

Fahad Haydra dan Frederika Cull selaku pemeran utama film Racun Sangga sempat dipertemukan secara langsung dengan mereka.

”Pertama aku ketemu sama Mbak Maya. Aku mendengarkan bagaimana ceritanya saat kena santet. Dan aku lebih perdalam cari tahu perilaku Andi pada saat terkena racun sangga,” papar Fahad Haydra.

Setelah bertemu dengan Maya, Fahad Haydra juga bertemu dengan Andi. Dia pun mendalami seperti apa rasanya ketika terpapar racun sangga.

Sinopsis Singkat Film Racun Sangga

Pada 12 Februari 2021, Maya (Frederika Cull) dan Andi (Fahad Haydra) menikah setelah melewati proses taaruf selama 1 bulan. Tepat setelah pindah rumah memulai hidup baru, mereka mulai merasakan keanehan. Mulai menemukan hewan mati di rumah, suara benda jatuh di genteng, dan hawa rumah terasa panas bagi Andi.

Andi mulai sakit-sakitan, bermimpi buruk, berhalusinasi penglihatan dan pendengaran, batuk berdarah hingga tidak mampu lagi berdiri apalagi berjalan. Maya yang dalam keadaan hamil harus merawat Andi.

Mereka melakukan banyak pengobatan medis hingga alternatif untuk bisa menyembuhkan Andi. Namun sayangnya, kondisi Andi yang semakin memburuk. Membuat nyawa Andi dan Maya terancam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore