
Nasida Ria. (Instagram Nasida Ria)
JawaPos.com - Nasida Ria merupakan grup musik kasidah modern tertua di Indonesia. Grup tersebut secara resmi dibentuk sejak 1975 silam dan mampu mempertahankan eksistensinya sampai sekarang.
Grup musik tersebut awalnya dibentuk dan dikelola oleh seorang guru ngaji bernama H. Mudrikah Zain di Semarang, Jawa Tengah. Saat itu Zain mengumpulkan sejumlah muridnya menjadi anggota dari grup musik. Personel awalnya terdiri dari 9 orang perempuan. Mereka adalah Mudrikah Zain, Mutoharoh, Rien Jamain, Umi Kholifah, Musyarofah, Nunung, Alfiyah, Kudriyah, dan Nur Ain.
Di awal-awal terbentuknya grup musik kasidah Nasida Ria, banyak membawakan lagu lagu dalam bahasa Arab. Namun atas saran dari Kiai Ahmad Buchori Masruri, mengubah lagu lagunya menjadi bahasa Indonesia. Dengan pertimbangan akan lebih mudah dipahami dan dimengerti serta mendapatkan penggemar lebih luas apabila menggunakan lagu dalam bahasa Indonesia.
Upaya tersebut rupanya membuahkan hasil. Sejumlah lagu yang dibawakan Nasida Ria jadi terkenal dan grup musik ini mencapai kesuksesan besar pada dekade 1980 dan 1990-an.
Selain mengubah lagu berbahasa Arab menjadi bahasa Indonesia, Nasida Ria juga melakukan proses modernisasi pada alat musik yang digunakan. Awalnya hanya menggunakan alat musik rebana, kemudian menggunakan alat musik bas, biola, dan gitar. Modernisasi itu terjadi setelah Wali Kota Semarang Iman Soeparto Tjakrajoeda menyumbangkan alat musik.
Iman yang menjadi wali kota Semarang pada 15 Januari 1980–19 Januari 1990 itu rela memberikan alat musik Nasida Ria karena dia merupakan salah seorang penggemar.
Seiring waktu, grup musik kasidah itu tidak saja sukses besar di Indonesia. Nasida Ria juga mencuri perhatian di luar negeri menghibur banyak orang di sejumlah negara. Mereka sudah manggung di sejumlah negara sejak tahun 1980-an. Dua negara yang telah disambangi adalah Malaysia dan Jerman.
Penampilan Nasida Ria di Jerman pada Sabtu (20/6) dalam rangkaian Documenta Fifteen di Kassel, Jerman, yang bikin geger publik di tanah air, sejatinya sudah kesekian kalinya penampilan Nasida Ria di Jerman.
Selama 40 tahun lebih berkarya, Nasida Ria telah melahirkan sekitar 36 album dan 400-an lagu. Lagu berjudul Perdamaian yang ditulis oleh Masruri sukses besar diputar di radio-radio selama puluhan tahun dan di-cover band Gigi. Selain itu, lagu Nasida Ria berjudul Kota Santri juga pernah dicover oleh penyanyi Krisdayanti dan Anang Hermansyah.
Selama 40 tahun lebih, Nasida Ria melakukan penggantian personel karena ada yang memilih keluar dan meninggal dunia. Kini personelnya terdiri dari Rien Jamain, Hamidah, Nurjanah, Nadhiroh, Afuwah, Nurhayati, Sofiyatun, Thowiyah, Uswatun Khasanah, Titik Mukaromah, Nazla Zain, dan Alfiatul. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
