
Sutradara Joko Anwar berhasil memberi sentuhan keren dalam film Pengabdi Setan sehingga bisa menembus 3 juta penonton
JawaPos.com - Teror yang disebar Ibu dalam Pengabdi Setan benar-benar luar biasa. Banyak orang penasaran dan akhirnya menonton film arahan Joko Anwar itu. Hingga hari ke-20 pemutaran (18/10), Pengabdi Setan sudah ditonton oleh 3 juta penonton. Jumlah itu masih bisa terus bertambah mengingat film masih diputar di layar bioskop.
Dengan capaian 3 juta penonton, Pengabdi Setan berhasil melampaui capaian film horor rilisan MD Pictures, Danur yang dirilis pada 30 Maret lalu. Film yang dibintangi Prilly Latuconsina itu sukses mencapai angka 2.736.157 penonton. Pengabdi Setan pun menjadi Film Horor Indonesia Terlaris Sepanjang Masa. Perkiraan pendapatannya adalah sekitar Rp108,5 miliar.
Produser eksekutif Sunil Samtani sangat berbangga atas pencapaian ini. Namun, bagi Sunil, capaian fantastis di jumlah penonton hanyalah bonus. Produser eksekutif dari Rapi Films itu mengungkapkan bahwa tujuan awal pembuatan Pengabdi Setan adalah membuat film horor naik kelas.
“Kami ingin agar penonton bisa merasa pengalaman horor berkesan selama menonton film ini,” kata Sunil.
Tujuan Sunil pun tercapai. Berbagai komentar positif tentang Pengabdi Setan marak di media sosial. Hal itu lantas ditambah dengan promosi dari mulut ke mulut antarsesama penonton. Setelah memecahkan rekor Danur, Sunil menambahkan bahwa dia hanya ingin agar semakin banyak yang menonton Pengabdi Setan.
Walaupun sudah memecahkan rekor Danur, Sunil mengungkapkan bahwa pihak Museum Rekor Indonesia (MURI) belum menghubungi pihak Rapi Films maupun Joko Anwar. Tetapi, Sunil mengaku tidak ambil pusing. Baginya, respons positif dari penonton dan pengamat sudah cukup tanpa harus digembar-gemborkan dengan masuknya Pengabdi Setan di MURI.
Joko sebagai sutradara pun demikian. Dia mengaku tidak terlalu memusingkan jumlah penonton maupun status Pengabdi Setan yang sudah melampaui Danur. Joko sendiri bisa dibilang adalah sosok yang bertanggung jawab dari produksi hingga promosi. Akun media sosialnya selalu dipenuhi dengan cuplikan adegan film, testimoni, hingga unggahan yang bisa membuat siapapun penasaran untuk menonton filmnya.
Kini, setelah filmnya sukses ditonton banyak orang, permintaan membuat sekuel Pengabdi Setan mulai berdatangan. Joko mengungkapkan bahwa saat sedang membuat Pengabdi Setan, konsep cerita yang dibuatnya sangat luas. Cerita yang dimunculkan di film hanyalah sebagian saja. Tetapi, Joko mengungkapkan bahwa untuk saat ini, dia belum berencana membuat sekuel, prekuel, ataupun spin-off. Sebab, dirinya masih sibuk dengan promosi Pengabdi Setan.
Sunil pun mendukung pendapat Joko terkait sekuel, prekuel, ataupun spin-off. Baginya, semua keputusan ada di tangan Joko. “Setelah film selesai, saya dan Joko lebih bisa berpikir jernih mengenai rencana sekuel,” tambahnya.
Selain promosi di media sosial, nonton bareng, ataupun mulut ke mulut, promosi Pengabdi Setan bahkan dilakukan oleh mereka yang bukan kru. Sebuah komunitas traveler, Socio Traveler Indonesia, akan mengadakan tur Pengabdi Setan Sabtu besok (21/10) di rumah lokasi syuting Pengabdi Setan, Pengalengan, Jawa Barat.
Sunil dan Joko mengaku baru saja mengetahui hal itu beberapa pekan lalu saat pengumumannya marak di media sosial. Pihak penyelenggara sama sekali tidak meminta izin mereka. Namun, hal itu tidak membuatnya kecewa. Malahan, Sunil meminta salah satu kru Rapi Films untuk ikut tur.
“Sebenarnya yang seperti itu kan bisa jadi sarana promosi karena bikin peserta tur penasaran dengan filmnya,” kata Sunil lantas tertawa.
Tidak hanya capaian penonton, Pengabdi Setan pun mendominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2017. Saat pembacaan nominasi FFI 2017 pada 5 Oktober lalu, Pengabdi Setan meraih 13 nominasi. Salah satunya adalah penghargaan tertinggi, yaitu Film Terbaik.
Untuk pertama kalinya, ada film horor yang masuk dalam kategori itu. Beberapa nominasi lain yang diraih pun merupakan aspek-aspek yang menggambarkan kualitas film, misalnya Pengarah Sinematografi Terbaik, Penata Musik Terbaik, Penata Artistik Terbaik, Penata Busana Terbaik, dan Penyunting Gambar Terbaik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
