
WHITE CHIC: Farah Quinn (kanan) bersama host How Do I Look? Asia Jeannie Mai di Hotel Keraton, Jakarta Pusat, Kamis malam (8/6).
JawaPos.com - Celebrity chef Farah Quinn punya lebih dari sekadar skill memasak. Mantan presenter Ala Chef itu punya wajah cantik sekaligus gaya berbusana yang modis.
Fashion menjadi kegemaran Farah selain mengolah bahan masakan. Baginya, fashion dan memasak sama-sama membutuhkan seni menampilkan yang terbaik.
Untuk menyalurkan passion dalam hal fashion styling, Farah menerima tawaran bergabung dengan program How Do I Look? (HDIL) Asia musim ketiga. HDIL merupakan reality show saat seseorang (disebut victim) dirombak ulang penampilan dan kepercayaan dirinya oleh sang host, fashionista Jeannie Mai.
Farah didapuk sebagai guest stylist. ”Saya bantu Jeannie me-make over penampilan victim,” ujar Farah saat acara buka bersama dengan NBC Universal di Hotel Keraton, Jakarta Pusat, Kamis malam (8/6).
Farah lantas menjelaskan kesamaan antara memasak dan fashion. Saat memasak, penampilan masakan harus dipertimbangkan di samping rasanya yang enak. Mulai keseimbangan warna, rupa, hingga tata letak. Hal itu sama seperti ketika Farah menentukan pakaian, warna, aksesori, dan cara membawa diri dalam berbusana. ”Seninya juga sama antara memasak dan berpakaian,” tambah Farah.
Jeannie menyambut Farah dengan sukacita. Perempuan asal AS tersebut menilai Farah punya sense of fashion yang mengagumkan. ”Bayangkan, dia bisa menerapkan seni visual dari penyajian masakan ke cara berpakaian. Itu keren banget,” ujar Jeannie.
Jeannie setuju jika di season itu ada lebih banyak guest stylist dari Asia, termasuk Indonesia. Menurut dia, sama seperti perempuan Asia lainnya, perempuan Indonesia harus berani mengubah penampilan dan kepribadian agar lebih percaya diri.
HDIL Asia season ketiga tayang mulai September mendatang. Farah direncanakan muncul dalam dua episode. Dia mulai menjalani syuting di Singapura bersama tim DIVA, stasiun TV yang menayangkan, hari ini (10/6). ”Nanti dilihat aja deh, saya membantu make over victim dari negara mana. Sekarang masih rahasia,” ujar Farah. (len/c18/ayi)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
