Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Juni 2023 | 00.26 WIB

Sosok Ci Mehong, Konten Kreator Penjual Dagangan Mahal dari Makanan Hingga Tanah Kuburan

Tjioe Nofia Handayani alias Ci Mehong. Foto: @pikbakinghouse - Image

Tjioe Nofia Handayani alias Ci Mehong. Foto: @pikbakinghouse

JawaPos.com - Sosok Tjioe Nofia Handayani alias Ci Mehong menjadi terkenal lantaran memasarkan ragam produk yang dijualnya dengan harga fantastis. Ia menjual berbagai produk, dari makanan, buah-buahan, hingga tanah kuburan elit, dikutip dari POJOK SATU.

Sepintas, apa yang dilakukan Ci Mehong tampak biasa saja. Seperti konten kreator kebanyakan yang memanfaatkan platform sosial media untuk berjualan. Yang membuat Ci Mehong unik adalah harga yang ditawarkannya berada di atas harga normal.

Karena berjualan dengan harga mahal itulah, perempuan paruh baya ini dipanggil Ci Mehong.

Ci Mehong merupakan keturunan Tionghoa dan berasal dari Aceh. Dulunya, wanita 52 tahun ini hidup kesulitan. Semasa sekolah, orang tuanya sulit membayar biaya sekolahnya hingga sering meminta keringanan. Sejak SD Ci Mehong sudah belajar berjualan es mambo.

Pada tahun 1990, ia pindah ke Jakarta dan bekerja sebagai karyawan kantor. Lalu ia menikah di tahun 1993. Ia juga pernah mendapatkan ujian dengan mencari nafkah karena suaminya koma akibat stroke. Lalu pada tahun 2009, suami Ci Mehong meninggal dunia. Akhirnya ia pun menjadi tulang punggung keluarga bagi keempat anaknya.

Ci Mehong awalnya dikenal sebagai pedagang sayuran, dan berbagai keperluan lain hingga makanan laut. Usaha keras Ci Mehong membuahkan hasil, dengan berdagang, Ci Mehong mampu menyekolahkan keempat anaknya sampai ke luar negeri.

Saat ini, Ci Mehong membuka usaha Pik Baking House yang merupakan tempat kursus memasak dan membuat kue. Jumlah karyawan yang bekerja di bawahnya kini berjumlah hampir 20 orang.

Harga makanan Ci Mehong dikenal relatif mahal. Contohnya cendol yang dijual dibandrol seharga Rp 80.000, Bika ambon ukuran kecil dihargai Rp 150.000.

Tidak hanya itu, Ci Mehong juga menjual makanan khas Aceh, yaitu rujak Aceh dibandrol harga Rp 70.000. Ada juga buah-buahan seperti strawberry 1 pack dibandrol harga Rp 350.000, dan ragam harga dagangan lainnya.

Mahalnya harga dagangan ini sepertinya wajar, mengingat dia berjualan di kawasan Pantai Indah Kapuk atau PIK yang merupakan area elit di Jakarta.

Bukan tanpa alasan pula Ci Mehong berjualan dengan harga di atas normal. Ia mengklaim mengutamakan kualitas pada setiap hal yang dijualnya.

Tidak hanya makanan, salah satu dagangan Ci Mehong hingga menjadi perbincangan publik adalah jualan tanah kuburan. Terungkap bahwa dia sudah berjualan tanah kuburan di sebuah pemakaman elit San Diego Hills sejak tahun 2014.

Aksinya mempromosikan tanah kuburan agar segera laku sukses menarik perhatian netizen.
Ia juga menganggap mahal atau murah adalah relatif tergantung pada individu.

“Masih sisa empat. Ada yang mau mati duluan? Dikasih diskon deh, tapi yang Kristen ya,” kata Ci Mehong dalam video yang diunggahnya di sosial media @pikbakinghouse

Tak hanya berjualan, Ci Mehong juga menawarkan diri untuk menjadi calo kuburan bagi orang-orang yang memiliki tanah kuburan yang hingga kini belum laku.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore